Dark/Light Mode

PLN UIP Jawa Bagian Barat Tanam 5.000 Mangrove Di Kawasan Hutan Angke Kapuk

Rabu, 3 Desember 2025 15:01 WIB
PLN UIP Jawa Bagian Barat menggelar aksi penanaman 5.000 mangrove, di kawasan Hutan Lindung Angke dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025. (Foto: Dok PLN UIP Jawa Bagian Barat)
PLN UIP Jawa Bagian Barat menggelar aksi penanaman 5.000 mangrove, di kawasan Hutan Lindung Angke dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025. (Foto: Dok PLN UIP Jawa Bagian Barat)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) turut berperan dalam aksi penanaman 5.000 mangrove, di kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025.

Kegiatan ini dipimpin PLN UID Jakarta Raya dan menggandeng Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Provinsi DKI Jakarta, sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat perlindungan pesisir dan mencegah abrasi yang semakin mengancam wilayah Jakarta Utara.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, partisipasi PLN UIP JBB dalam kegiatan bertema  “Roots of Energy” tersebut menegaskan, bahwa unit pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur kelistrikan.

Tetapi, juga pada keberlanjutan lingkungan yang mendukung ekosistem dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Andy mengapresiasi, sinergi seluruh unit PLN, serta menegaskan pentingnya membangun ekosistem pesisir yang kuat.

Baca juga : Sinergi Pertamina Hulu Energi ONWJ Dan Elnusa Tanam 5.600 Bibit Mangrove Di Karawang

“Penanaman 5.000 mangrove adalah langkah nyata kami dalam membangun fondasi ekosistem pesisir yang lebih kuat," ujar Andy dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, upaya menjaga garis pantai harus berjalan seiring dengan komitmen perusahaan terhadap energi bersih dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus diterapkan.

Selain penanaman 5.000 mangrove, ujar Andy, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai fungsi ekologis mangrove dan pemberian dukungan berupa 100 bibit kepiting. Serta, tempat sampah pilah, sebagai upaya meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Di kesempatan yang sama, General Manager PLN UIP JBB, Yasir mengungkapkan, keterlibatan pihaknya dalam kegiatan ini merupakan cerminan dari tanggung jawab moral dan profesional PLN terhadap kelestarian alam.

Sebagai unit yang membangun infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Barat Jawa, ia percaya, menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga masa depan energi itu sendiri.

Baca juga : PLN Icon Plus Salurkan Bantuan Banjir Bandang di Sumatera Utara dan Aceh

"Setiap mangrove yang ditanam membawa pesan, pembangunan dan pelestarian harus berjalan seiring. Mangrove adalah akar yang menjaga pesisir dari abrasi, sebagaimana nilai-nilai keberlanjutan menjaga arah pembangunan PLN," ungkap Yasir.

Tak hanya itu, bagi PLN UIP JBB, keberlanjutan adalah sikap hidup. "Kami ingin setiap infrastruktur yang dibangun, setiap proyek yang kami jalankan, meninggalkan jejak kebaikan bagi bumi dan generasi mendatang,” ucapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan unit, subholding, anak perusahaan PLN, Pemerintah Kota Jakarta Utara, serta komunitas lingkungan. Bahkan, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran mangrove sebagai pelindung alami pesisir, habitat biota, serta elemen penting mitigasi perubahan iklim.

Melalui momentum peringatan HMPI 2025, pihaknya meneguhkan komitmen untuk terus berkontribusi dalam program-program lingkungan, memperkuat kolaborasi dengan PLN Group dan lintas pemangku kepentingan.

"Serta, memastikan pembangunan ketenagalistrikan selalu selaras dengan prinsip keberlanjutan," ujar Yasir.

Baca juga : PLN UIP Jawa Bagian Barat Hadirkan Akses Sanitasi Dan Air Bersih Di Penjaringan

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, M. Fajar Sauri menekankan, pentingnya keberlanjutan program ini bagi masa depan pesisir Ibu Kota.

Menurut Fajar, PLN telah konsisten menanam mangrove selama bertahun-tahun.

"Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi kontribusi nyata untuk memulihkan ekosistem dan menghadapi perubahan iklim. Kolaborasi seperti ini sangat penting bagi masa depan pesisir Jakarta Utara,”pungkas Fajar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.