Dark/Light Mode

Akses Terputus, Pertamina Kirim BBM Ke Wilayah Terisolasi Di Aceh Pakai Pesawat

Kamis, 4 Desember 2025 16:46 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) berupaya mempercepat pemulihan suplai BBM dan LPG untuk masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh. Ketersediaan bahan bakar merupakan hal yang vital untuk memulihkan kehidupan masyarakat.

Namun, Pertamina harus menghadapi tantangan yang tak mudah di lapangan. Sejumlah akses transportasi tak dapat dilalui akibat terjangan banjir dan timbunan longsor.

Baca juga : Menteri ESDM Dan Dirut Pertamina Tinjau Pasokan Energi Di Aceh–Sumatera

Berbagai cara pun dilakukan demi menjamin kebutuhan masyarakat. Untuk menembus Kabupaten Bener Meriah misalnya, Pertamina melakukan pengiriman BBM dengan menggunakan pesawat.

"Kami melakukan penyaluran via udara khusus ke Kabupaten Bener Meriah dengan Pertalite dan Bio Solar masing-masing 1000 liter sebagai dukungan emergensi untuk layanan masyarakat di wilayah terisolasi," kata Sekretaris Perusahaan Pertamina, Arya Dwi Paramita, Kamis (4/12/2025).

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Kirim Bantuan LPG Ke Daerah Terisolir Di Sibolga Dan Nias

Dia menambahkan, bencana sempat memutus akses distribusi BBM dan LPG ke 16 kabupaten dan kota di Aceh. Untuk mengurai hambatan, Pertamina melakukan pengalihan jalur distribusi. 

"Tim melakukan percepatan pemulihan melalui alih suplai BBM dari Terminal Krueng Raya untuk melayani SPBU wilayah Pidie Jaya, Pidie dan Bireun. Sebelumnya suplai normal berasal dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe," Arya menerangkan.

Baca juga : Telkomsel Berhasil Pulihkan 79,7 Persen Layanan Di Aceh Dan Sumatera

Pertamina juga melakukan pengiriman LPG secara darurat dengan menggunakan kapal dari Terminal LPG Arun, serta suplai darurat LPG dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) wilayah Sumatera Utara ke agen wilayah terdampak di Aceh. 

Selain itu, Pertamina melakukan pemetaan SPBU prioritas di setiap wilayah. Pasokan dijaga agar tidak terjadi kekosongan. "Kami melakukan Clustering SPBU Prioritas dan memastikan SPBU tidak mengalami kehabisan stok secara bersamaan di wilayah yang berdekatan," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.