Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLN Nusantara Power Tanam 3.000 Pohon, Pulihkan Lahan Kritis di Bogor
Jumat, 5 Desember 2025 15:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melanjutkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan melaksanakan penanaman 3.000 pohon di Hutan Organik Megamendung, Bogor.
Program ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi lahan kritis dan reforestasi berkelanjutan yang bertujuan untuk memulihkan ekosistem dan mencegah bencana.
Kerja sama ini dijalankan bersama Yayasan Hutan Organik di bawah program "Membangun Kembali Hutan Hujan Tropis Jawa Barat."
PLN NP menargetkan penanaman 3.000 bibit pohon setiap tahun, baik sebagai sulaman maupun bibit baru.
Baca juga : SPBU Diminta Buka 24 Jam, Bahlil Pacu Pulihkan Layanan BBM di Sumatera
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyebutkan bahwa agenda ini merupakan salah satu program rutin penting perusahaan.
"PLN Nusantara Power menyadari pentingnya keberlangsungan wilayah hijau sebagai penopang agar tidak terjadi longsor dan banjir, di Hutan Organik Megamendung ini kami melakukan restorasi dengan cara menanam tanaman Vertiver yang berfungsi sebagai pagar hidup pencegah erosi tanah, serta Pohon Afrika yang menguatkan tanah sebagai penahan longsor," terang Ruly.
Program reforestasi ini telah berjalan sejak tahun 2020 dan bertujuan mengubah lahan gundul yang terdegradasi menjadi area hijau yang subur.
Hingga saat ini, PLN NP telah menanam total 12.000 pohon di atas 5 hektar area Hutan Organik dan mampu menyerap karbon dengan total mencapai 760,38 ton CO2 sejak awal program.
Baca juga : PLN UIP Jawa Bagian Barat Tanam 5.000 Mangrove Di Kawasan Hutan Angke Kapuk
Tonggak utama proyek ini mencakup penerapan sistem agroforestri yang menyeimbangkan kebutuhan pembangunan ekonomi dengan perlindungan keanekaragaman hayati.
Pohon yang ditanam fokus pada pemulihan flora lokal dan peningkatan kualitas tanah, termasuk penggunaan spesies seperti Pohon Afrika yang secara khusus membantu meningkatkan kestabilan tanah.
Inisiatif ini turut melibatkan instansi pendidikan dan masyarakat lokal, baik saat pelatihan maupun dalam proses restorasi.
Keterlibatan sosial ini bertujuan menjadikan masyarakat setempat sebagai peserta aktif dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Baca juga : PLN Nusantara Power Raih Platinum ASRRAT 2025 untuk Ketiga Kalinya
"Melalui kemitraan ini, kami tidak hanya meningkatkan vegetasi dan keanekaragaman hayati di area tersebut, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sosial dengan memberikan program pelatihan yang membantu masyarakat lokal memahami dan mengelola praktik kehutanan berkelanjutan," tambah Ruly.
Keberhasilan program reforestasi dan peningkatan keanekaragaman hayati ini akan dipantau secara berkala melalui penilaian vegetasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya