Dark/Light Mode

Livin’ by Mandiri Bidik 60 Juta Pengguna di 2026

Senin, 8 Desember 2025 23:42 WIB
Foto: DWI/Rakyat Merdeka
Foto: DWI/Rakyat Merdeka

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus mencatat pertumbuhan signifikan dari layanan digitalnya. Terutama jumlah nasabah Livin’ by Mandiri  yang telah menembus hingga 35 juta user (pengguna) per September 2025. 

Tahun depan, jumlah pengguna Livin’ pun ditargetkan bisa tembus lebih dari dua kali lipat, yakni di kisaran 50-60 juta pengguna.

Dari sisi frekuensi transaksi tumbuh 25 persen secara year on year (yoy), dengan nilai transaksi mencapai Rp 3.220 triliun atau naik 10 persen per September 2025.

Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri Harry Sofri Putranda mengatakan, penetrasi Livin’ terus mengalami peningkatan sejalan dengan perubahan perilaku transaksi masyarakat yang semakin bergeser ke layanan perbankan digital.

“Basis pengguna Livin’ terus meningkat, kami akan terus perluas dan ditargetkan bisa mencapai di kisaran 50 hingga 60 juta user di tahun 2026,” ungkapnya dalam acara media gathering 2025 bertajuk ’Synergy In Motion’ di Bandung, Jawa Barat (Jabar), Senin (8/12/2025).

Baca juga : Bank Mandiri Tap In-Tap Out Livin’ by Mandiri Di Commuterline Dan LRT

Diungkapkan Harry, tahun 2026 akan menjadi tahun yang menantang, terutama dari sisi persaingan yang semakin tinggi. Namun dia memastikan, fokus utama Bank Mandiri dalam pengembangan layanan digital pada tiga hal.

Yakni, pengalaman pengguna (experience), keterlibatan nasabah (engagement), dan ekspansi pasar. “Ketiga kata kunci ini mewakili upaya kami ke depan,” sebutnya.

Dia menjelaskan, ekspansi nasabah berarti memperluas pangsa pasar. “Di mana awalnya satu kue (bagian bisnis) akan kami bagi menjadi dua hingga tiga kue-nya. Sementara untuk engagement, kami terus meningkatkan interaksi dan keterikatan nasabah dengan layanan,” jelas Harry.

Selanjutnya mengenai integrasi pembayaran dengan smartwatch, Bank Mandiri sudah melakukan kajian sejak awal peluncuran. Namun saat ini, pihaknya melihat belum ada kebutuhan yang mendesak.

“Kami tetap memantau apakah dari sisi bisnis integrasi ini menarik. Jika cocok, pengembangannya akan dilakukan, dan tunggu informasi selanjutnya,” katanya.

Baca juga : Libas Ukraina, Timnas Prancis Segel Tiket Piala Dunia 2026

Harry juga menambahkan, adopsi layanan digital semakin kuat terlihat dari onboarding, di mana 91 persen pembukaan rekening telah dilakukan melalui Livin’. 

Data ini menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat menuju layanan yang dapat diakses kapan saja tanpa ketergantungan pada jaringan kantor cabang.

Salah satu pertumbuhan signifikan dalam fitur transaksi antara lain QRIS di Livin’ by Mandiri. Pada periode September 2025, fitur pembayaran yang telah menjadi andalan nasabah ini, telah mencapai 878 juta transaksi dengan nilai menembus Rp 123,5 triliun. Jumlah tersebut melesat 103 persen bila dibandingkan dengan periode September 2024 lalu. 

Selain QRIS, Bank Mandiri juga menawarkan fitur pembayaran lain seperti QR dengan berbagai sumber dana, e-wallet linkage, dan contactless payment yang mampu mendukung kebutuhan transaksi ritel baik domestik maupun luar negeri.

“Untuk itu, kami terus memastikan seluruh fitur bekerja stabil, terutama pada periode volume tinggi, agar kenyamanan pengguna tetap terjaga,” imbuh Harry. 

Baca juga : Pabrik Kimia Chandra Asri Sabet Penghargaan Gold Di IRCA 2025

Penguatan ekosistem Livin’ dilakukan melalui fitur inti seperti transfer, pembayaran tagihan, pembelian kebutuhan harian, serta pengelolaan dana melalui tabungan dan deposito digital. 

Integrasi layanan gaya hidup lewat Sukha memperluas fungsi Livin’ menjadi kanal serbaguna bagi kebutuhan perjalanan, hiburan, hingga pembelian produk tertentu.

Dari sisi kinerja, kontribusi digital seluruh layanan digital Bank Mandiri terhadap pendapatan pun terus meningkat. “Fee based income atau pendapatan berbasis komisi pada layanan digital Bank Mandiri telah mencapai Rp 5,48 triliun hingga September 2025 atau tumbuh 13,3 persen yoy,” rincinya.

Harry menegaskan, ke depan, pengembangan Livin’ akan tetap diarahkan pada peningkatan akses dan utilitas bagi masyarakat. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.