Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PTPP Percepat Pemulihan Jalan Dan Jembatan Di Aceh–Sumut
Selasa, 16 Desember 2025 11:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia tersebut sejak hari pertama bencana memfokuskan upaya pada keselamatan warga serta pemulihan akses vital masyarakat secara cepat dan aman.
Sebagai bagian dari respons cepat, PTPP mengerahkan lebih dari 46 personel lapangan yang didukung berbagai alat berat, seperti excavator, bulldozer, crane berkapasitas 60 ton, dump truck, hingga chainsaw. Seluruh sumber daya tersebut difokuskan pada titik-titik terdampak terparah di kedua provinsi agar penanganan dapat berjalan paralel dan efektif.
Di Aceh, kerusakan infrastruktur tercatat cukup kompleks dan tersebar. Pada ruas Bireuen–Bener Meriah–Takengon sepanjang 103 kilometer, akses terputus akibat rusaknya Jembatan Teupin Mane serta sejumlah jembatan lain, di antaranya Jembatan Enang-Enang, Weihni Rongka, Weihni Rongka II, Jamur Ujung, dan Alue Kulus. Longsor besar juga terjadi di beberapa titik, yakni STA 15+700, 19+800, 22+100, dan 49+000.
Baca juga : Pemerintah Siapkan Dana Darurat Tambahan Tangani Bencana Sumatera
Dalam kondisi darurat tersebut, PTPP berhasil menyelesaikan pemasangan jembatan Bailey sebagai jembatan sementara pengganti Jembatan Teupin Mane dalam waktu 12 hari. Jembatan darurat ini menjadi jalur vital penghubung Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah, Takengon, dan wilayah tengah Aceh, sekaligus mendukung mobilitas hasil perkebunan dan distribusi logistik.
Jembatan tersebut juga merupakan bagian dari jalur darat strategis yang menghubungkan Medan (Sumatera Utara) dan Banda Aceh melalui Bireuen. Dengan pulihnya jembatan tersebut, konektivitas antarwilayah dan antarprovinsi kembali berfungsi.
Sementara itu, pada ruas utama Aceh Tamiang–Medan, dua titik longsor dengan total panjang sekitar 405 meter telah ditangani melalui penggalian, pembersihan material longsor, serta pembentukan jalur sementara. PTPP memastikan ruas tersebut dapat dilalui dua arah secara bertahap sejak 5 hingga 15 Desember 2025.
Di Provinsi Sumatera Utara, penanganan difokuskan pada sejumlah ruas strategis, antara lain Batas Aceh–Saragih–Manduamas–Barus, Sibolga–Barus, Tarutung–Sipirok, hingga Padang Sidempuan. Tercatat terdapat 11 titik longsor serta beberapa jembatan terdampak, termasuk Jembatan Aek Sibundong yang menjadi akses penting antarwilayah.
Baca juga : Gotong Royong Pertamina-Relawan Pulihkan Puskesmas Rantau di Aceh Tamiang
Saat ini, seluruh lokasi berada pada tahap pembersihan material longsor, penggalian, penimbunan, perapian badan jalan, serta proteksi lereng guna memastikan konektivitas kembali stabil dan aman. Progres signifikan telah terlihat di sejumlah titik seperti STA 12+400, STA 4+400, kawasan Hajoran, serta ruas Sibolga–Sorkam–Barus melalui pelaksanaan pekerjaan secara paralel.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menegaskan, seluruh upaya pemulihan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan empati.
“Kami memahami bahwa infrastruktur bukan sekadar jalan dan jembatan, melainkan akses masyarakat untuk kembali ke rumah, sekolah, mencari penghidupan, dan mendapatkan bantuan. Karena itu, tim PTPP bekerja tanpa henti agar jalur utama kembali berfungsi dengan aman,” ujar Joko.
Upaya tanggap darurat dan pemulihan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPP. Melalui program ini, PTPP berkomitmen hadir secara aktif membantu pemulihan akses dasar masyarakat, mulai dari jalur evakuasi, distribusi logistik, hingga mobilitas warga.
Baca juga : Pertamina Salurkan Bantuan Air Bersih di Aceh dan Sumatra
“Kami percaya pemulihan infrastruktur merupakan fondasi awal agar masyarakat dapat bangkit dan kembali beraktivitas. PTPP akan terus hadir mendampingi proses pemulihan ini hingga tuntas,” kata Joko.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya