Dark/Light Mode

KCIC Perkuat Layanan Digital, Fitur Pembatalan Tiket Whoosh Kini Bisa Online

Rabu, 17 Desember 2025 10:12 WIB
Ilustrasi pengguna Kereta Cepat Whoosh. (Foto : PT KCIC)
Ilustrasi pengguna Kereta Cepat Whoosh. (Foto : PT KCIC)

RM.id  Rakyat Merdeka - KCIC terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital seiring meningkatnya pemanfaatan transaksi online oleh penumpang Whoosh.

Sejak dilakukan sosialisasi peralihan ke transaksi digital pada Oktober 2025, porsi transaksi online menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Pada September 2025, transaksi online tercatat sebesar 68,18%. Angka tersebut meningkat menjadi 86,51% pada November 2025 atau tumbuh sekitar 18,32%. Seiring dengan itu, transaksi offline menurun dari 31,82% menjadi 13,49%.

Baca juga : IHC Gelar Layanan Hipnoterapi Gratis Untuk Relawan Bencana Sumatera

Sebagai bagian dari penguatan layanan digital, mulai 17 Desember 2025 KCIC menghadirkan fitur pembatalan tiket secara online melalui kanal digital resmi, yakni Tiket.com dan Traveloka. Melalui layanan ini, penumpang yang membeli tiket Whoosh melalui kedua platform tersebut dapat mengajukan pembatalan tanpa perlu datang ke stasiun.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, tren peningkatan transaksi online menjadi dasar bagi KCIC untuk terus mengembangkan layanan digital yang memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi penumpang.

“Peningkatan pemanfaatan transaksi online menunjukkan bahwa penumpang semakin mengandalkan layanan digital dalam merencanakan perjalanan. KCIC merespons hal ini dengan menghadirkan layanan yang memudahkan penumpang dalam mengelola tiket, termasuk pembatalan secara online,” ujar Eva.

Baca juga : Komit Perkuat Layanan DIgitalnya, Bank Aladin Syariah Raih Disway Awards 2025

Selain melalui mitra penjualan, fitur pembatalan tiket secara online juga tersedia di Aplikasi Whoosh hingga dua jam sebelum jadwal keberangkatan. Aplikasi tersebut juga menyediakan fitur penjadwalan ulang tiket yang dapat diakses hingga lima menit sebelum keberangkatan.

Eva menambahkan, layanan pembatalan dan penjadwalan ulang secara online bertujuan memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan kepastian layanan, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti libur akhir tahun. Ke depan, KCIC akan terus mengembangkan layanan digital sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

"Ke depan, KCIC akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan berbasis digital untuk meningkatkan kemudahan, fleksibilitas, serta kenyamanan perjalanan dengan Whoosh, sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang,” tutup Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.