Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perkuat Layanan Dan Inovasi, Pendapatan BBKFK Kemenperin Naik 33 Persen
Kamis, 4 Desember 2025 10:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kimia, Farmasi, dan Kemasan (BBKFK) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat kenaikan pendapatan signifikan sebesar 33 persen pada 2024.
Peningkatan ini mendorong BBKFK memperkuat mutu layanan sekaligus menyiapkan berbagai inovasi baru guna menjawab kebutuhan industri nasional.
Kepala BBKFK Siti Rohmah Siregar menyampaikan capaian tersebut dalam Forum Komunikasi Publik BBKFK 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (4/12/2025). Forum ini merupakan amanat UU Pelayanan Publik dan menjadi wadah dialog terbuka antara penyelenggara layanan, pelaku industri, akademisi, media, dan masyarakat.
“Pada akhir 2024, pendapatan BBKFK mencapai Rp13,5 miliar, meningkat 33 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini sejalan dengan naiknya jumlah pelanggan hingga lebih dari 1.600 industri dan nonindustri,” ujar Siti.
Baca juga : Tingkatkan Pelayanan Publik, BBKFK Kemenperin Gelar Forum Komunikasi Publik 2025
Sejak ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum (BLU) pada 2023, BBKFK memiliki fleksibilitas pengelolaan keuangan untuk memperluas serta meningkatkan layanan. Status ini juga mendorong inovasi yang berorientasi pada kebutuhan industri.
Untuk memperkuat daya saing layanan, BBKFK tengah menyiapkan sejumlah inovasi baru, antara lain: layanan inspeksi teknis, verifikasi gas rumah kaca, perluasan lingkup layanan uji, sertifikasi, dan optimalisasi industri, dan layanan penunjang berbasis pemanfaatan aset laboratorium.
BBKFK saat ini juga telah mengantongi berbagai akreditasi internasional, mulai dari ISO 17025 untuk laboratorium uji dan kalibrasi, ISO 17065 untuk sertifikasi produk, ISO 17021 untuk sistem manajemen mutu, hingga ISO 17043 untuk penyelenggara uji profisiensi. Selain itu, BBKFK telah menerapkan ISO 9001 serta Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001 dan meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi sejak 2018.
Logo Baru
Baca juga : Panaskan Mesin Partai, PKB Banten Targetkan Kursi Naik 100 Persen
Dalam forum tersebut, BBKFK juga meluncurkan logo dan jargon pelayanan baru sebagai bagian dari strategi memperkuat citra layanan dan meningkatkan kedekatan dengan pelanggan.
Melalui Forum Komunikasi Publik, BBKFK mengajak para pemangku kepentingan memberikan masukan untuk memastikan perbaikan layanan berjalan berkelanjutan. Forum kali ini mengusung tema “Kemasan Unggul, Produk Berkualitas: Solusi Menjaga Daya Saing Produk”, sekaligus memperingati World Quality Day 2025.
Acara turut menghadirkan keynote speaker dari PT Pertamina Lubricants, serta sesi diskusi panel dengan narasumber dari BPOM, Kementerian Perhubungan, akademisi IPB, dan media.
Selain dialog publik, BBKFK juga memberikan penghargaan bagi pelanggan terbaik, menandatangani MoU kerja sama, serta membuka pameran layanan dan kunjungan ke laboratorium kemasan.
Baca juga : Penjual UMKM Shopee Kantongi Pendapatan Rata-rata Hingga 300 Persen
Siti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama PT Pertamina Lubricants sebagai mitra penyelenggara. Sinergi lintas sektor, menurutnya, merupakan kunci menjaga keberlanjutan layanan standardisasi dan mutu industri nasional.
“Dengan dukungan para pemangku kepentingan dan peningkatan kinerja yang terus kami lakukan, BBKFK berkomitmen memperkuat layanan, menjaga integritas, dan menghadirkan inovasi yang relevan bagi industri,” ujarnya.
Forum Komunikasi Publik 2025 diikuti sekitar 200 peserta dari asosiasi industri, pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya