Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stok Energi Nataru Aman, Pertamina Diapresiasi Menteri ESDM
Senin, 22 Desember 2025 09:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi kepada Pertamina dan pemangku kepentingan sektor energi lainnya atas upaya menjaga ketersediaan dan cadangan energi selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Apresiasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers kesiapan sektor ESDM menghadapi Nataru yang digelar di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (19/12/2025).
Bahlil menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) menjadi dua fokus utama pemerintah untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Baca juga : Sambut Nataru, PLN Pastikan SPKLU Siap Layani Kendaraan Listrik
Ia memaparkan, stok BBM nasional saat ini berada di atas batas cadangan minimum. Produk Pertalite RON 90 tercatat memiliki cadangan 19 hari, Pertamax RON 92 di atas 23 hari, serta Pertamax Green RON 95 lebih dari 31 hari.
Sementara itu, Solar CN48 subsidi memiliki cadangan 15 hari dan Solar CN53 non-subsidi lebih dari 25 hari. Untuk avtur, cadangan tercatat mencapai 29 hari.
Pada sektor LPG, stok cadangan nasional berada di angka 12,17 hari. Pemerintah juga melakukan penyesuaian kuota minyak tanah di wilayah timur Indonesia seperti Maluku dan Papua untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Baca juga : Wamen ESDM Tinjau Satgas Nataru Pertamina Di KM 57 Dan Fuel Terminal Cikampek
“Untuk BBM subsidi maupun non-subsidi, semuanya berada di atas level cadangan nasional. Ini menunjukkan kerja apik dari Pertamina, BPH Migas, maupun ESDM. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, ketersediaan BBM dan LPG aman selama Natal dan Tahun Baru,” kata Bahlil.
Terkait wilayah terdampak bencana, Bahlil menjelaskan penyaluran energi relatif telah membaik, khususnya di Aceh. Kendala masih terdapat di beberapa lokasi yang aksesnya terdampak kerusakan infrastruktur.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri menyampaikan, Pertamina menyiapkan layanan energi di wilayah prioritas termasuk daerah rawan bencana serta pusat kegiatan masyarakat selama Nataru.
Baca juga : Rekor Baru! FKUI Jadi Yang Pertama Di RI Sabet Full Accreditation Internasional
Pertamina menyiagakan motoris untuk distribusi BBM dan LPG, armada mobil tangki, serta layanan tambahan seperti Serambi MyPertamina bagi pengendara di sejumlah SPBU.
Pertamina juga telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru 2025-2026 sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026 guna memastikan layanan energi berjalan optimal selama masa puncak konsumsi.
Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina menegaskan komitmennya mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip ESG dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya