Dark/Light Mode

CDI Group Tambah Armada, Perkuat Rantai Pasok Industri Kimia

Kamis, 11 Desember 2025 15:48 WIB
Peluncuran Kapal Novah, armada baru CDI Group, di Jepang, Kamis (11/12/2025). (Foto: Dok. CDI Group)
Peluncuran Kapal Novah, armada baru CDI Group, di Jepang, Kamis (11/12/2025). (Foto: Dok. CDI Group)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Chandra Daya Investasi Tbk atau CDI Group menambah armada logistik kimia cair terbaru untuk memperkuat layanan logistik di industri kimia nasional dan regional. Kapal bernama Novah ini diproyeksikan sebagai solusi distribusi bahan kimia cair berkapasitas besar dengan standar internasional.

Peluncuran Kapal Novah dilakukan di Jepang, Kamis (11/12/2025). Peluncuran dihadiri jajaran direksi CDI Group serta mitra industri. Presiden Direktur PT Chandra Shipping International (CSI) Lingga Widastri hadir dalam peluncuran ini.

Presiden Direktur PT Chandra Shipping International (CSI) Lingga Widastri

Kapal ini dibangun di Jepang oleh galangan Usuki Shipyard, yang dikenal dengan teknologi tinggi untuk efisiensi operasional armada. Novah memiliki kapasitas 9.000 Deadweight Tonnage (DWT), ukuran yang memungkinkan pengangkutan bahan kimia cair dalam jumlah besar dan aman di berbagai rute pelayaran. Kapal ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026, melayani rute domestik maupun internasional.

Baca juga : Menkop Tegaskan Kopdes Kunci Hilirisasi Dan Efisiensi Rantai Pasok Di Daerah

“Kehadiran kapal Novah meningkatkan fleksibilitas serta kapasitas logistik CDI Group dalam mendukung kebutuhan industri kimia yang terus berkembang,” ujar Head of Corporate Communications CDI Group Chrysanthi Tarigan.

Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda hilirisasi industri kimia yang dijalankan Chandra Asri Group selaku induk usaha. Pengembangan Pabrik Chlor Alkali dan Pabrik EDC (Ethylene Dichloride) membutuhkan solusi logistik kimia cair yang aman, efisien, dan berkapasitas besar untuk menjamin distribusi bahan baku maupun produk hilir ke berbagai pasar.

Penambahan kapal Novah bukan inisiatif tunggal. Data resmi dari prospektus CDI Group menyebutkan, perusahaan berencana menambah dua kapal kimia berkapasitas 9.000 DWT untuk memperluas jaringan distribusi global. 

Baca juga : Kemenperin: PMK 82 Kerek Kualitas Layanan Vokasi Industri

Direktur CDI Group, Suryandi, mengatakan kepemilikan armada baru akan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub distribusi kimia regional dan membuka peluang ke pasar global seperti Asia Tenggara dan Eropa.

Saat ini, anak usaha logistik CDI Group, PT Chandra Shipping International (CSI), telah mengoperasikan lebih dari 12 kapal, termasuk kapal pengangkut gas etilena dan kimia lain yang lebih kecil. Armada ini melayani jaringan distribusi internal Chandra Asri Group serta pihak eksternal. 

Selain kapal cair, CDI Group melalui CSI juga mengoperasikan kapal pengangkut ethylene gas, bagian dari strategi memperkuat integrasi rantai pasok petrokimia di kawasan Asia Tenggara. 

Baca juga : Menpora Erick: Indonesia Harus Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga

Penambahan armada kapal kimia seperti Novah akan mendukung stabilitas pasokan bahan kimia, sekaligus mempercepat distribusi produk hilir untuk kebutuhan industri manufaktur, petrokimia dan bahan bangunan. Investasi dalam armada baru merupakan bagian dari strategi jangka panjang CDI Group untuk menjadi penyedia solusi logistik maritim terintegrasi dengan standar global. Perusahaan menargetkan efisiensi operasional tinggi dan emisi rendah pada seluruh armadanya. 

Dengan kehadiran kapal Novah yang akan segera berlayar, CDI Group mempertegas komitmen mendukung pertumbuhan industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada logistik eksternal untuk distribusi bahan kimia penting.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.