Dark/Light Mode

BBRM Paparkan Kinerja Dan Rencana Usaha Dalam Public Expose Insidentil

Rabu, 7 Januari 2026 12:43 WIB
Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk Na’im Machzyumi bersama Direktur Bu Lie Ly saat Public Expose Insidentil di Jakarta, Rabu (7/1/2026). (Dok. Ist)
Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk Na’im Machzyumi bersama Direktur Bu Lie Ly saat Public Expose Insidentil di Jakarta, Rabu (7/1/2026). (Dok. Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) memaparkan kondisi kinerja keuangan, operasional, serta arah pengembangan usaha Perseroan dalam Paparan Publik Insidentil yang diselenggarakan secara daring Rabu (7/1/2026).

Paparan tersebut digelar sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi kepada publik, seiring dengan terjadinya peningkatan aktivitas perdagangan saham BBRM dalam beberapa waktu terakhir.

Manajemen Perseroan menjelaskan bahwa pergerakan harga saham sepenuhnya dipengaruhi oleh dinamika pasar. Hingga pelaksanaan public expose, Perseroan telah menyampaikan seluruh informasi material sesuai ketentuan pasar modal dan senantiasa menjalankan prinsip transparansi.

Baca juga : Perayaan Di Jakarta Digelar Sederhana, Sampah Malam Tahun Baru Menurun Drastis

Dari sisi kinerja keuangan, BBRM membukukan pendapatan operasional sebesar USD10,14 juta hingga September 2025, meningkat sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan pendapatan terutama ditopang oleh segmen Self Propelled Barge (SPB) yang mencatat pertumbuhan signifikan, seiring bertambahnya satu unit kapal yang mulai beroperasi sejak Oktober 2024. "Sementara segmen kapal penunjang lepas pantai mengalami penyesuaian kinerja akibat kegiatan docking armada," tulis manajemen dalam keterangan tertulis. 

Perseroan juga mencatat laba bersih sebelum pajak sebesar USD6,1 juta, meningkat dibandingkan tahun 2024. Kinerja positif ini turut mendorong penguatan struktur keuangan perusahaan.

Baca juga : DPD RI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Predikat Informatif

Per 30 September 2025, total aset BBRM tercatat USD46,3 juta, meningkat 7 persen dari posisi akhir 2024. Kenaikan tersebut terutama berasal dari peningkatan kas dan setara kas.

Di sisi lain, liabilitas Perseroan menurun menjadi USD4,1 juta, seiring pelunasan sebagian kewajiban perbankan. Ekuitas pun meningkat menjadi USD42,1 juta, mencerminkan posisi keuangan yang semakin solid.

Saat ini, BBRM mengoperasikan 1 unit kapal SPB dan 4 unit kapal penunjang lepas pantai. Perseroan juga tengah menyelesaikan pembangunan satu unit kapal penunjang lepas pantai tambahan yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.

Baca juga : Pertamina Salurkan Bantuan Bencana Sumatera, Bupati Tanah Datar Beri Apresiasi

Ke depan, manajemen menyiapkan berbagai langkah strategis. "Termasuk penambahan dan peremajaan armada, penerapan teknologi ramah lingkungan, penguatan hubungan dengan pelanggan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia," demikian laporan menajemen. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.