Dark/Light Mode

Anugerah Jurnalistik LamiPak 2026: Dukung MBG, Berhadiah Puluhan Juta

Selasa, 20 Januari 2026 20:31 WIB
Direktur Utama PT LamiPak Indonesia Hongbiao Li (Foto: Nana/RM)
Direktur Utama PT LamiPak Indonesia Hongbiao Li (Foto: Nana/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia), produsen kemasan aseptik pertama dan satu-satunya di Indonesia, menggelar Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026. AJL 2026 diusung adalah, "Satu Kotak Susu, Sejuta Harapan: Mengawal Ketahanan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045".

"Melalui AJL 2026, kami ingin jurnalis menjadi jembatan informasi untuk mengawal kebijakan ini agar tepat sasaran,” ujar Direktur Utama PT LamiPak Indonesia Hongbiao Li, dalam jumpa pers, di Pabrik PT Lami Packaging Indonesia, Cikande, Serang, Banten, Selasa (20/1/2026).

Hongbiao Li mengatakan, rendahnya konsumsi susu berisiko menghambat ambisi Indonesia mencapai masa keemasan di tahun 2045. Untuk itu, pemberian susu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu didukung.

PT LamiPak memproduksi kemasan aseptik untuk susu dan produk minuman/bahan makanan cair lainnya. Kemasan ini membuat produk lebih tahan lama walaupun tanpa bahan pengawet, dan kuat terhadap berbagai kondisi susu.

Kapasitas produksi kemasan PT LamiPak mencapai 21 miliar per tahun. "Angka itu hampir tiga kali lipat kebutuhan kemasan susu dalam negeri. Kebutuhan kemasan susu dalam negeri sekitar 8 miliar per tahun," ujar Hingbiao.

Baca juga : Pemerintah Perkuat Tata Kelola Tambang untuk Dukung Investasi Berkelanjutan

Saat ini, sebagian produk LamiPak diekspor. Namun, lanjut dia, bukan berarti domestik tidak menjadi target. 

"Sejalan dengan program Pemerintah, dalam hal ini Program Makan Bergizi Gratis, yang di dalamnya ada elemen susu yang dibagikan kepada siswa, wanita hamil," katanya.

Hingbiao menilai, program MBG ini sangat baik. Apalagi, program semacam ini juga sudah dilakukan negara maju dan menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang cukup tinggi. 

"Memang Indonesia baru mulai, tapi tidak ada kata telat. Kami sangat siap dan bergembira mendukung program MBG ini," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Hingbiao, LamiPak Indonesia mengajak para insan pers untuk mengawal kebijakan pemenuhan gizi nasional. "Khususnya melalui integrasi program susu gratis dalam skema MBG," lanjut dia.

Baca juga : Geledah Kantor-Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, KPK Sita Duit Ratusan Juta

Dia menambahkan, salah satu tantangan utama dalam program susu nasional adalah menjaga kualitas nutrisi agar tetap terjaga. Termasuk kualitas susu agar tetap baik saat diterima anak-anak di seluruh pelosok nusantara. "Di sinilah peran teknologi kemasan menjadi kunci," ungkap Hingbiao.

Public Relations Manager LamiPak Indonesia Ahmad Rizalmi menambahkan, LamiPak Indonesia berkomitmen menyediakan solusi kemasan aseptik berkualitas tinggi yang mampu menjaga sterilitas susu tanpa memerlukan bahan pengawet.

"Kami ingin memastikan bahwa 'Satu Kotak Susu' yang diterima anak-anak di daerah terpencil memiliki kualitas yang sama baiknya dengan di kota besar,” tutur Rizalmi.

Dia menjelaskan, tujuan digelarnya AJL 2026 adalah untuk mendorong diskursus publik yang informatif dan berimbang mengenai isu gizi, distribusi susu, dan peran teknologi pengemasan dalam mendukung pemerataan akses nutrisi di Indonesia.

"Saya berharap ini bisa menjadi sarana untuk menyuarakan kepada Pemerintah, termasuk kepada kami selaku pelaku industri untuk terus meningkatkan yang terbaik dalam mendukung program MBG ini," ungkapnya.

Baca juga : Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 Jadi Tolok Ukur Dunia Pers Nasional

Dia menerangkan, tingkat konsumsi susu di Indonesia tergolong masih rendah, salah satu faktor penyebabnya adalah tantangan distribusi di wilayah kepulauan Indonesia. "Akibatnya, masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal sering kali menghadapi ketimpangan akses terhadap pangan bergizi,” terangnya.

Dalam AJL 2026, ada tiga tema yang bisa diangkat para jurnalis. Yaitu:

  1. Peran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Menggerakkan Ekonomi Daerah
  2. Distribusi Susu di Negara Kepulauan, Tantangan dan Solusi Teknologi Pengemasan
  3. Susu sebagai Sumber Nutrisi Esensial dalam Pemenuhan Gizi Masyarakat

Lomba ini terbuka untuk jurnalis seluruh Indonesia. Ada dua kategori yang bisa diikuti, yaitu Hard News dan Feature.

Hadiah yang disediakan untuk para pemenang cukup besar. Juara 1 untuk setiap kategori mendapat hadiah Rp 10.000.000, juara 2 Rp 7.500.000, juara 3 Rp 5.000.000. Juga ada juara favorit untuk jurnalis dengan karya terbanyak dengan hadiah Rp 2.500.000.

Karya yang masuk dalam AJL 2026 akan dinilai jajaran juri yang berasal dari kalangan jurnalis dan komunikasi, yakni Alexander Sudrajat (detik.com), Jajang Dirajanegara (iNews TV), Ujang Sunda (Rakyat Merdeka), dan Yoki Yusanto (Praktisi Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa/Untirta). Informasi lebih lanjut mengenai kategori lomba dan mekanisme pendaftaran akan diumumkan secara berkala melalui kanal resmi korporasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.