Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ekspor Tumbuh Dan Serap 921 Ribu Tenaga Kerja
Industri Alas Kaki Topang Padat Karya Dan Manufaktur
Jumat, 23 Januari 2026 06:30 WIB
Sebelumnya
Dijelaskan Airlangga, Pemerintah mendorong sinergi berkelanjutan dengan Aprisindo melalui reformasi regulasi ketenagakerjaan, penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) industri, simplifikasi perizinan, efisiensi logistik bahan baku, percepatan penerapan ekonomi sirkular, serta penguatan diplomasi perdagangan untuk merespons kebijakan tarif global.
“Munas Aprisindo XI ini menjadi momentum penting merumuskan langkah-langkah konkret dunia usaha dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya sektor industri padat karya,” kata Airlangga.
Baca juga : Jalan Rusak Rawan Picu Kecelakaan & Kemacetan
Ketua Dewan Pembina Aprisindo Eddy Widjanarko menyampaikan bahwa pelaku industri menargetkan nilai ekspor alas kaki nasional mencapai 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp 168,5 triliun dalam tiga tahun ke depan.
Target tersebut didorong oleh perluasan pasar ke Uni Eropa melalui IEU-CEPA.
Baca juga : Liverpool Perkasa Di Liga Champions
“Apabila IEU-CEPA dapat disepakati dan diberlakukan mulai 2027, kami optimistis ekspor alas kaki akan meningkat signifikan,” yakin Eddy.
Dia juga mengatakan, di tengah tantangan tarif resiprokal AS, pasar Paman Sam tetap menjadi tujuan utama dengan kontribusi sekitar 30 persen.
Baca juga : Derbi Di Istora, Fajar/Fikri Singkirkan Leo/Bagas
Hingga Agustus 2025, ekspor alas kaki ke AS masih tumbuh 7,73 persen dengan nilai mencapai 2,54 miliar dolar AS atau setara Rp 42,82 triliun. "Ini sekaligus mencerminkan ketahanan permintaan terhadap produk alas kaki Indonesia," ujar Eddy. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 23 Januari 2026 dengan judul "Ekspor Tumbuh Dan Serap 921 Ribu Tenaga Kerja, Industri Alas Kaki Topang Padat Karya Dan Manufaktur"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya