Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mainstory Tawarkan Daycare Berstandar Global, Aman Untuk Orang Tua Kerja
Jumat, 30 Januari 2026 16:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Startup edukasi dan pengasuhan anak Mainstory menghadirkan layanan daycare dan homecare berbasis teknologi dengan standar internasional.
Layanan ini menjawab kebutuhan keluarga urban akan pengasuhan anak yang aman, terjangkau, dan mendukung produktivitas orang tua bekerja.
Mainstory memperkenalkan rangkaian inovasi pengasuhan anak yang memadukan standar global dan nilai lokal Indonesia. Langkah ini diambil untuk menjawab tingginya kebutuhan keluarga urban terhadap layanan pengasuhan yang aman dan terpercaya. Kebutuhan tersebut semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah orang tua bekerja di kota besar.
CEO dan Founder Mainstory Antoni Lewa mengatakan, keamanan anak menjadi fokus utama sejak perusahaan berdiri. Menurut dia, pengasuhan anak merupakan tanggung jawab besar yang tidak bisa diserahkan sembarangan. Karena itu, Mainstory menerapkan sistem seleksi sumber daya manusia yang ketat dan berlapis.
“Mainstory menggunakan sistem seleksi ketat untuk menjamin keselamatan jasmani dan psikologi anak,” jelasnya saat diskusi media di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Antoni menjelaskan proses rekrutmen pengasuh dilakukan dengan standar tinggi dan menyeluruh. Dari ribuan pelamar, hanya segelintir yang dinyatakan lolos seleksi. Pendekatan ini diterapkan untuk memastikan kualitas pengasuhan tetap konsisten.
“Dari 1000 orang yang datang mungkin belum tentu 1 orang yang diterima,” ungkapnya.
Baca juga : Bojan Hodak Doakan 2 Hehanussa Bersinar Bersama Persik Kediri
Selain faktor sumber daya manusia, Mainstory juga memperkuat sistem keamanan melalui infrastruktur pendukung. Perusahaan menerapkan checklist keamanan detail mulai dari aspek sederhana hingga audit berkala.
Penggunaan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) diintegrasikan untuk memantau kepatuhan standar operasional secara real time.
Antoni menegaskan, teknologi di Mainstory tidak menggantikan peran manusia. Teknologi berfungsi membantu pengawasan agar seluruh prosedur keamanan berjalan sesuai standar tertinggi. Pendekatan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan anak dalam setiap aktivitas pengasuhan.
Mainstory sejak awal memiliki visi memberikan akses pengasuhan berkualitas secara inklusif. Layanan ini tidak hanya menyasar segmen tertentu, tetapi seluruh lapisan masyarakat.
Ekspansi juga dilakukan ke luar Jabodetabek dengan tetap menjaga kualitas layanan.
Perusahaan juga menghadirkan layanan homecare untuk anak usia 3 hingga 6 bulan. Layanan ini dirancang dengan sistem satu pengasuh satu anak di rumah. Pendekatan tersebut ditujukan bagi bayi usia rentan yang membutuhkan perhatian intensif.
Melalui program Main Partner, Mainstory mengajak pemilik rumah, ruko, dan gedung bekerja sama. Lahan kurang produktif dapat diubah menjadi pusat pengasuhan anak. Model kemitraan ini ditawarkan dengan modal di kisaran sekitar Rp 100 juta.
Baca juga : Mendikdasmen Terbitkan Permendikdasmen Sekolah Aman dan Nyaman
Antoni menyebut seluruh operasional tetap dikelola langsung oleh tim Mainstory. Hal ini dilakukan untuk menjaga standar layanan tetap premium. Model kemitraan ini disebut sebagai solusi ekonomis dan berkelanjutan.
Chief of Staff Mainstory Zsa Zsa Khafifah Octaviana mengatakan, kualitas layanan dijaga melalui penerapan Standard Operating Procedures (SOP). SOP menjadi fondasi seluruh operasional daycare Mainstory di berbagai kota. Teknologi membantu tim pusat melakukan quality control jarak jauh.
“Standar layanan kami dijaga melalui SOP dan audit rutin berbasis platform digital,” tuturnya.
Zsa Zsa menjelaskan, standarisasi membuat pengalaman orang tua tetap konsisten di setiap kota. Proses pembukaan lokasi baru dapat dilakukan dalam waktu 2 hingga 4 minggu. Syarat utama pembukaan adalah terpenuhinya standar keamanan.
Dampak layanan Mainstory tercermin dari survei internal perusahaan. Sebanyak 68 persen orang tua mengaku lebih fokus bekerja setelah menitipkan anak. Sebanyak 54,7 persen ibu membatalkan rencana berhenti bekerja.
Zsa Zsa menyebut 43 persen orang tua mempertimbangkan lokasi kerja berdasarkan jarak daycare. Data ini menunjukkan pengasuhan anak menjadi kebutuhan strategis keluarga. Pengasuhan bukan sekadar layanan, tetapi bagian dari stabilitas ekonomi keluarga.
Selain berdampak bagi pengguna, Mainstory berkomitmen memberdayakan perempuan. Sebanyak 73 persen karyawan kantor pusat adalah perempuan.
Baca juga : Pertamina Pulihkan 12 Sumur Dan Pasok Air Bersih Untuk Warga Aceh
Sebanyak 89 persen manajer juga berasal dari kalangan perempuan. Secara keseluruhan, lebih dari 2000 perempuan telah terlibat sejak 2022. Mereka bekerja sebagai staf profesional dan pengasuh terlatih. Untuk layanan homecare, Mainstory merekrut lulusan kebidanan.
Hingga Januari 2026, Mainstory mengoperasikan lebih dari 30 unit di lima kota besar. Layanan ini telah melayani lebih dari 7000 keluarga. Tingkat retensi keluarga mencapai 89 persen.
“Childcare adalah kebutuhan nyata bagi keluarga dan ibu bekerja,” kata Zsa Zsa.
Mainstory menegaskan pengasuhan anak merupakan infrastruktur sosial penting. Perusahaan berkomitmen memperluas akses pengasuhan aman dan bermutu di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya