Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dukung Hunian Hijau, BTN Targetkan Biayai 20.000 Rumah Rendah Emisi
Rabu, 4 Februari 2026 21:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat komitmen dalam pembiayaan hunian ramah lingkungan dengan menargetkan pembiayaan 20.000 unit rumah rendah emisi pada tahun ini.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan, target ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menekan dampak perubahan iklim.
“Kami terus mendorong pembiayaan rumah rendah emisi sebagai bagian dari komitmen BTN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Setiyo, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026).
Setiyo bersama Direktur Commercial Banking BTN Hermita, Regional Office Head Jakarta 1 Tiana Elma Hetty, serta jajaran manajemen BTN meninjau langsung salah satu rumah rendah emisi yang dibiayai perseroan di kawasan Mutiara Gading City, Bekasi.
Baca juga : Dukung Layanan Kesehatan, PGN Perkuat Pasokan Gas Ke RSUP Sardjito
Turut hadir dalam kunjungan tersebut CEO dan Owner ISPI Group Preadi Ekarto, Head of Enterprise and Environmental, Social, and Governance (ESG) Risk Management Division BTN Wilson Arafat, serta Business Development Director ISPI Group Budi Kurniawan.
Hingga akhir 2025, BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk pembangunan sekitar 11.000 unit rumah rendah emisi yang dikembangkan berbagai pengembang di sejumlah daerah.
Lokasi pembangunan rumah rendah emisi tersebut antara lain berada di Tangerang, Bogor, Medan, Semarang, Cirebon, dan Bekasi. Proyek-proyek ini menjadi bagian dari penguatan portofolio pembiayaan hijau BTN.
Setiyo menegaskan, pembiayaan hunian rendah emisi merupakan salah satu langkah strategis BTN dalam mengintegrasikan prinsip ESG dalam bisnis perbankan.
Baca juga : Gaet 43 Bank, BP Tapera Targetkan 285 Ribu Rumah Subsidi Di Tahun Depan
“Tahun ini kami menargetkan pembiayaan 20.000 unit rumah rendah emisi, dan hingga 2030 BTN membidik pembiayaan mencapai 200.000 unit,” tegasnya.
BTN menilai sektor perumahan memiliki kontribusi signifikan terhadap emisi karbon, baik dari sisi konstruksi maupun konsumsi energi rumah tangga, sehingga pengembangan hunian ramah lingkungan menjadi kebutuhan mendesak.
Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan, pembangunan hunian berkelanjutan menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendukung target pengurangan emisi nasional dan pembangunan rendah karbon.
Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui peta jalan keuangan berkelanjutan juga mendorong lembaga keuangan meningkatkan pembiayaan proyek ramah lingkungan, termasuk sektor perumahan hijau.
Baca juga : Sambut Nataru, PLN Pastikan SPKLU Siap Layani Kendaraan Listrik
Melalui penguatan pembiayaan rumah rendah emisi, BTN berharap dapat berkontribusi terhadap pembangunan hunian berkelanjutan sekaligus memperkuat peran perseroan sebagai motor penggerak pembiayaan perumahan nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya