Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sinergi Pusat-Daerah Jelang Ramadan
Pangan Aman, Harga Dijaga
Minggu, 8 Februari 2026 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menjamin kecukupan stok dan stabilitas harga pangan menjelang Ramadan 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, serta menahan tekanan inflasi, agar tidak menggerus daya beli masyarakat.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, fokus utama Pemerintah saat ini adalah mengendalikan inflasi komponen bergejolak (volatile food).
“Pemerintah memperkuat koordinasi untuk menjaga inflasi Indeks Harga Konsumen tetap berada dalam sasaran 2,5±1 persen pada 2026,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya, Sabtu (31/1/2026).
Baca juga : PKB Jakarta Angkat Pengurus Dari Kalangan Anak Muda
Dia menjelaskan, penguatan kerja sama antarwilayah menjadi kunci untuk memastikan kelancaran distribusi logistik. Terutama untuk komoditas strategis seperti beras, aneka bawang, cabai dan daging sapi.
Selain menjaga ketersediaan fisik, Pemerintah menyiapkan mitigasi kebijakan harga yang terukur untuk meredam dampak ketidakpastian global dan faktor cuaca.
“Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga tercapai tanpa menimbulkan tekanan baru bagi konsumsi rumah tangga,” kata Airlangga.
Baca juga : Kader Tak Perform Bakalan Diganti, Meski Teman Sendiri
Menurutnya, Pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan bagi kelompok masyarakat berpendapatan rendah guna meredam dampak inflasi impor (imported inflation).
Senada, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman untuk menghadapi rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Mulai dari Imlek, Ramadan hingga Idul Fitri.
“Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius agar harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan. Pemerintah mendorong harga dapat ditekan agar lebih terjangkau bagi masyarakat,” tutur Zulhas sapaan Zulkifli Hasan.
Baca juga : Di Ajang Inacraft 2026, UMKM Binaan Pertamina Catat Transaksi 1,9 Miliar
Pemerintah akan melakukan intervensi langsung melalui pelaksanaan pasar murah secara masif di berbagai daerah. Program ini sangat strategis untuk menahan laju harga di tingkat konsumen.
“Program itu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memberikan potongan harga pada sejumlah bahan pokok sebagai langkah antisipatif menjaga keterjangkauan pangan,” ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya