Dark/Light Mode

Garuda Indonesia Hibahkan Pesawat untuk Fasilitas Manasik Haji Aceh

Kamis, 19 Februari 2026 11:44 WIB
Foto: Dok. Garuda Indonesia
Foto: Dok. Garuda Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk mendukung fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh.

Hibah ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, dengan menghadirkan sarana praktik langsung bagi calon jemaah.

Peresmian hibah dilakukan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak pada Minggu (15/2/2026) lalu.

Turut hadir Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.

Baca juga : Mahasiswa STIK Angkatan 83 Sumbang 70 Sapi untuk Tradisi Meugang di Aceh

Pesawat jenis Boeing 737 eks Citilink tersebut telah dirakit ulang dan disesuaikan menyerupai kabin aktif.

Melalui fasilitas ini, calon jemaah dapat mempraktikkan langsung proses boarding, penempatan bagasi kabin, penggunaan sabuk pengaman, hingga memahami prosedur penerbangan jarak jauh menuju Tanah Suci.

"Pesawat ini kami hadirkan agar jemaah merasakan suasana penerbangan haji. Saat hari keberangkatan tiba, mereka lebih tenang dan siap," kata Dahnil dalam keterangan tertusianya, Kamis (19/2/2026).

Dahnil menilai, inovasi ini menjawab persoalan klasik berupa kecemasan jemaah, khususnya lanjut usia, yang kerap menghadapi perjalanan udara panjang untuk pertama kalinya.

Baca juga : Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Sambut Ramadan di Aceh

Manasik tidak lagi terbatas pada teori rukun dan wajib haji, tetapi juga menyentuh aspek teknis perjalanan yang kerap menjadi sumber kekhawatiran. Penempatan pesawat di Aceh juga memiliki nilai historis.

Dari daerah ini lahir cikal bakal Garuda Indonesia melalui pesawat legendaris Seulawah RI-001 yang didukung rakyat Aceh.

Hibah ini menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi tersebut sekaligus mengembalikan jejak sejarah ke tanah asalnya.

Garuda Indonesia menegaskan perannya sebagai mitra strategis negara dalam ekosistem haji nasional.

Baca juga : Pendekar 08 Hadirkan Senyum Untuk Siswa SD Di Aceh Timur

Glenny mengatakan sinergi antara Pemerintah pusat, maskapai, dan Pemda kini diwujudkan secara konkret melalui persiapan jemaah sejak dari embarkasi. Dengan fasilitas ini, manasik haji di Aceh menjadi lebih komprehensif.

"Calon jemaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap secara mental dan teknis menghadapi penerbangan haji yang sesungguhnya," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.