Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menuju Indonesia Emas 2045, Wihaji Tempatkan Keluarga Jadi Fondasi Pembangunan
Jumat, 13 Februari 2026 09:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Keluarga bukan sekadar unit terkecil dalam masyarakat, melainkan fondasi utama bagi kemajuan sebuah bangsa.
Menyadari hal tersebut, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN secara resmi memulai langkah transformasi besar dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bangga Kencana Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Mengusung tema "Transformasi Kemendukbangga/BKKBN Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045", Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan, bahwa kementerian kini bertransformasi menjadi Policy Driver, Integrator, dan penyedia data keluarga tunggal yang akurat sebagai fondasi seluruh intervensi program nasional.
Mengawal Bonus Demografi, Menyiapkan Generasi Emas
Dalam arahannya, Wihaji menyoroti momentum krusial Bonus Demografi Indonesia yang diperkirakan akan berakhir pada tahun 2040.
"Kita memiliki waktu terbatas. Jika kita ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan mewujudkan Indonesia Emas, kuncinya ada pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimulai dari dalam rumah," ujar Wihaji.
Baca juga : 2 Tahun Indonesia Asri, 3.300 Warga Asri Terlibat dalam Pelestarian Lingkungan
Kemendukbangga/BKKBN kini hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan solutif melalui lima program prioritas yang menyentuh berbagai lapisan generasi:
1. GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting): Sebuah kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keluarga rentan stunting mendapatkan nutrisi dan pendampingan yang tepat.
2. TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak): Inisiatif penyediaan daycare terstandarisasi di lembaga pemerintah dan swasta guna mendukung orang tua bekerja tanpa mengesampingkan tumbuh kembang anak.
3. GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia): Menjawab fenomena fatherless di Indonesia dengan mengoptimalisasi peran ayah dalam pengasuhan anak.
4. SIDAYA (Lansia Berdaya): Menghadirkan layanan homecare berbasis komunitas dan akses kesehatan gratis bagi lansia agar tetap produktif dan bermartabat.
Baca juga : Persija Vs Arema, Macan Kemayoran Bidik Hattrick Kemenangan
5. AI-SuperApps Keluarga: Layanan digital terintegrasi yang memudahkan masyarakat melakukan konsultasi problematika keluarga hingga pemantauan kesehatan secara mandiri.
Dukungan Penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B
Sejalan dengan program prioritas Presiden, Kemendukbangga/BKKBN mengambil peran strategis dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Intervensi difokuskan pada tiga kelompok kunci (3B): Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD.
"Penyuluh KB dan kader di lapangan adalah garda terdepan kita. Mereka yang memastikan gizi sampai ke piring ibu hamil dan balita di pelosok negeri dengan data yang akurat by name by address," ujar Wihaji.
Sinergi Lintas Sektor
Rakornas ini juga ditandai dengan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama dengan mitra strategis, seperti BPJS Ketenagakerjaan, BP Taskin, Kementerian Koperasi, Kowani, Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan, SKK Migas, Komnas Perempuan, UICI, hingga Kementerian Lingkungan Hidup.
Baca juga : Pengamat: Stabilitas Bank Milik Negara Jadi Kunci Dukung Agenda Pembangunan
Wihaji mengatakan, sinergi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif, mulai dari perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal hingga penguatan ketahanan keluarga di wilayah terpencil,
"Melalui transformasi ini, Kemendukbangga/BKKBN berkomitmen tidak hanya menjadi administrator kependudukan, tetapi menjadi "sahabat keluarga Indonesia" hadir mendampingi di setiap fase kehidupan, demi mewujudkan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing global pada tahun 2045," pungkas Wihaji.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya