Dark/Light Mode

Grab Kucurkan Rp 110 M, 400 Ribu Driver Terima Bonus Hari Raya

Selasa, 3 Maret 2026 19:21 WIB
Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi. (Foto: Grab)
Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi. (Foto: Grab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Grab Indonesia mengalokasikan dana hingga Rp 110 miliar untuk penyaluran Bonus Hari Raya (BHR) 2026 kepada 400 ribu mitra pengemudi ojek online (ojol) di seluruh Indonesia.

Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, nilai anggaran BHR tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni berada pada kisaran Rp 100 miliar hingga Rp 110 miliar.

“Untuk kategori penerima tertinggi, mitra GrabBike dapat menerima hingga Rp 850 ribu dan mitra GrabCar hingga Rp 1,6 juta,” ujar Neneng di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Program BHR 2026 dibagi dalam tujuh kategori untuk mitra pengemudi roda dua dan roda empat. Kategori tersebut disusun berdasarkan tingkat produktivitas dan aktivitas mitra selama periode penilaian.

Pada kategori nominal terendah, Grab juga menaikkan besaran BHR secara signifikan hingga tiga kali lipat, menjadi Rp 150 ribu untuk GrabBike dan Rp 200 ribu untuk GrabCar.

Baca juga : Grab Pastikan Mitra Driver Ojol Dapat THR

Menurut Neneng, penyesuaian tersebut dilakukan guna memastikan struktur apresiasi yang lebih proporsional di berbagai tingkat produktivitas.

Penyaluran BHR dilakukan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri. Mitra pengemudi dapat mengecek status penerimaan secara transparan melalui aplikasi GrabDriver.

Neneng menjelaskan, skema BHR dirancang menggunakan sejumlah indikator produktivitas, antara lain jumlah dan konsistensi penyelesaian order serta kualitas pelayanan.

“Pendekatan berbasis produktivitas ini bertujuan memastikan apresiasi diberikan secara proporsional sesuai partisipasi mitra dalam ekosistem yang fleksibel,” katanya.

Berdasarkan data internal per Desember 2025, dari sekitar 3,7 juta mitra yang terdaftar, rata-rata mitra yang aktif menggunakan aplikasi dalam satu bulan berkisar 700 ribu hingga 800 ribu pengemudi, atau mitra yang menerima setidaknya satu order dalam periode tersebut. Jumlah ini bersifat dinamis, mengikuti kebutuhan dan tingkat partisipasi masing-masing individu.

Baca juga : Tembus Rp 140 Ribu Per Kg, Harga Cabe Masih Pedas

Neneng menegaskan, BHR 2026 merupakan bentuk penghargaan kepada mitra dengan produktivitas tinggi yang setiap hari melayani masyarakat.

“Melalui BHR 2026, kami ingin memastikan dukungan yang berdampak langsung dan benar-benar dirasakan oleh para Mitra Pengemudi, khususnya di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas dampak sosial dan pemberdayaan ekonomi. Data internal menunjukkan sekitar satu dari dua mitra sebelumnya merupakan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau belum memiliki pendapatan sebelum bergabung.

Selain itu, terdapat sekitar 182.500 mitra pengemudi perempuan, termasuk ibu tunggal, serta lebih dari 700 mitra penyandang disabilitas yang aktif di platform.

“Keberagaman ini mencerminkan peran platform sebagai ruang peluang ekonomi tambahan yang inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat,” kata Neneng.

Baca juga : Chairman ICE Luncurkan Program BMP, Berikan Terapi Gratis untuk Lansia

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan program BHR 2026 bagi mitra pengemudi transportasi daring di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah telah melakukan koordinasi lintas kementerian serta komunikasi dengan seluruh perusahaan aplikator untuk memastikan program berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

“Secara nasional, program BHR tahun ini akan menjangkau sekitar 850.000 Mitra Pengemudi aktif dari seluruh aplikator,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan bahwa skema BHR perlu mempertimbangkan karakter fleksibilitas model kemitraan di sektor ekonomi digital.

“Orang yang memang penuh waktu dengan yang paruh waktu harus berbeda, karena model bisnisnya berbeda dengan pekerja biasa,” kata Yassierli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.