Dark/Light Mode

Bidik Capaian 100 Persen, SiCepat Ekspansi Layanan Pengiriman Internasional

Selasa, 3 Maret 2026 21:16 WIB
SiCepat Ekspres saat menggelar Press Conference dan Buka Bersama Media di Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)
SiCepat Ekspres saat menggelar Press Conference dan Buka Bersama Media di Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di bawah kepemimpinan dan manajemen baru, PT SiCepat Ekspres Indonesia tancap gas melakukan transformasi bisnis.

Perusahaan logistik ini membidik capaian 100 persen national coverage, sekaligus memperluas ekspansi ke segmen B2B, penguatan retail, hingga layanan pengiriman internasional.

Chief Executive Officer Barry Lim menegaskan, transformasi ini difokuskan pada penguatan fundamental perusahaan serta akselerasi pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

“Kami melakukan transformasi bisnis agar lebih adaptif terhadap dinamika industri. Melalui ekspansi segmen B2B, optimalisasi retail, serta pengembangan layanan internasional, kami ingin menghadirkan solusi logistik yang semakin relevan dan kompetitif,” ujar Barry dalam Press Conference & Buka Bersama Media di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Di segmen B2B, SiCepat memperkuat layanan logistik yang menangani kebutuhan supply chain, distribusi hingga custom logistics.

Langkah ini dilakukan untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor manufaktur, FMCG, retail chain, hingga industri lain yang membutuhkan distribusi skala besar dan kustomisasi proses logistik.

Baca juga : LPOI Serukan Hentikan Perang, Dukung Prabowo Mainkan Diplomasi Internasional

Tak hanya itu, lini retail juga dioptimalkan, baik online maupun offline. Untuk kanal online, tersedia SiCepat Apps dan SiCepat Dashboard yang melayani pengiriman C2C dan B2C.

Sementara untuk offline, perusahaan memperluas jaringan mitra sales dan drop point dengan target cakupan pengiriman ke seluruh Indonesia pada kuartal II 2026.

Commercial & External Affairs Director Imam Sedayu Pusponegoro optimistis strategi ini mampu mendongkrak kinerja perusahaan.

SiCepat menargetkan kenaikan revenue  25 persen tahun ini, setelah pada 2025 mencatat pertumbuhan 16 persen.

“Dalam 4–5 bulan terakhir kita tumbuh 14 persen. Untuk 2–3 bulan ke depan kita harapkan bisa mencapai 25 persen. Kami cukup confidence dengan berbagai keputusan strategis yang sudah diambil manajemen,” ujar Imam.

Dari sisi operasional, tingkat performa layanan saat ini berada di angka 95 persen dan ditargetkan naik menjadi 97 persen. Pada awal kuartal III dan IV 2025, performa pengiriman di sejumlah pelanggan utama disebut menunjukkan tren positif dan menjadi salah satu yang terbaik di industri.

Baca juga : Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way Hingga Contraflow

Salah satu fokus utama tahun ini adalah memperkuat sektor retail dengan target peningkatan kontribusi hingga 50 persen.

Saat ini SiCepat memiliki sekitar 2.500 titik pick-up dan drop point yang akan terus ditambah untuk memperluas jangkauan layanan.

“Dengan penambahan drop point, masyarakat akan semakin mudah mengirimkan paket. Harapannya brand SiCepat makin terlihat dan mudah dijangkau di berbagai daerah,” ujarnya. 

Ekspansi ini juga dibarengi penguatan sistem dan teknologi untuk mendukung operasional yang lebih efisien dan terintegrasi.

Selain pengiriman ekspres, perusahaan kini mengembangkan layanan logistik terintegrasi seperti warehousing, fulfillment, tracking system, hingga line haul dan cargo logistics.

Tahun ini, SiCepat juga membidik capaian 100 persen national coverage hingga ke pelosok Indonesia. Perusahaan bahkan masuk dalam jajaran lima besar pelaku jasa kurir yang ditunjuk pemerintah sebagai anchor logistik nasional.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Perbarui SPBU, Tingkatkan Layanan dan Kenyamanan Pelanggan

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk memastikan layanan bisa menjangkau seluruh Indonesia,” ujar Imam.

Tak berhenti di pasar domestik, SiCepat juga memperluas layanan internasional yang mulai beroperasi pada kuartal II 2026, khususnya untuk rute ke dan dari Malaysia serta Singapura.

Langkah ini diharapkan memperkuat posisi SiCepat sebagai pemain logistik terintegrasi yang kompetitif di tingkat nasional maupun regional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.