Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
FPTI-Kemenpora Tangani Dugaan Kekerasan Seksual: Buka Layanan Pengaduan Atlet
Jumat, 27 Februari 2026 19:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) menyatakan dukungan penuh kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang merespons laporan delapan atlet terkait dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik dengan membentuk tim investigasi.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menegaskan Kemenpora siap bekerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia, para atlet, serta keluarga korban untuk menangani kasus tersebut secara serius dan menyeluruh. Bentuk dukungan yang disiapkan antara lain pendampingan hukum dan psikologis bagi para korban.
Baca juga : Kemenpora Buka Saluran Pengaduan Kasus Kekerasan dan Pelecehan terhadap Atlet
Sebagai langkah awal, Menpora membuka layanan pengaduan bagi atlet dari seluruh cabang olahraga yang pernah atau sedang mengalami kekerasan seksual maupun kekerasan fisik.
Pengaduan dapat disampaikan melalui alamat email pengaduan.atlet@kemenpora.go.id.
Baca juga : Patra Jasa Tawarkan Paket Buka Puasa Dan Menginap Ramadan
Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, mengapresiasi langkah cepat yang diambil Kemenpora. Menurutnya, layanan pengaduan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi atlet Indonesia sebagai aset penting kemajuan olahraga nasional.
"Saya setuju dan mengapresiasi langkah yang diambil Pak Menpora dengan membuat layanan pengaduan untuk atlet yang mendapat pelecehan seksual dan kekerasan fisik. Ini adalah langkah yang tepat untuk memberikan perlindungan terhadap atlet. Karena kita menginginkan iklim olahraga yang aman bagi para atlet dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apapun," kata Yenny Wahid.
Baca juga : Kapolri Dan Mbak Titiek Serahkan 16 Truk Bantuan
Yenny Wahid juga menegaskan komitmen FPTI untuk menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk pelecehan dan kekerasan kepada atlet.
"Saya selaku Ketua Umum PP FPTI telah menerima laporan dugaan pelanggaran etik dan langsung bergerak cepat untuk melindungi para atlet. Federasi di bawah kepemimpinan saya berkomitmen untuk melindungi semua korban serta menegakkan prinsip zero tolerance terhadap tindakan pelecehan seksual maupun kekerasan fisik," tutur Yenny Wahid.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya