Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kebijakan Ekonomi Perlu Disesuaikan, Situasi Dunia Memburuk
Selasa, 10 Maret 2026 07:50 WIB
Sebelumnya
Kenaikan harga energi biasanya mendorong inflasi tinggi di berbagai negara, sementara aktivitas ekonomi justru melambat karena biaya produksi dan distribusi meningkat. “Ketidakpastian ekonomi global juga dapat memengaruhi kinerja ekspor Indonesia jika permintaan dari negara mitra dagang melemah, serta berdampak pada sentimen pasar keuangan dan nilai tukar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kenaikan harga minyak juga akan berdampak signifikan terhadap fiskal pemerintah. Terutama karena meningkatnya beban subsidi dan kompensasi energi dalam APBN, khususnya jika harga BBM domestik tetap ditahan.
“Perlu dilakukan stress test terhadap asumsi makro APBN, seperti harga minyak, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi. Dengan begitu, pemerintah memiliki ruang penyesuaian kebijakan jika tekanan fiskal semakin besar,” ujarnya.
Baca juga : Gelar 5 Rapat Di Hambalang Di Hari Libur, Prabowo Bahas Timteng & Mudik
Menanggapi situasi tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, ketidakpastian global sejauh ini belum mengganggu aktivitas ekonomi domestik. Ia mengimbau semua pihak agar tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa harga minyak dunia akan terus bertahan tinggi dalam jangka panjang.
Menurutnya, pergerakan harga minyak mentah harian tidak langsung memengaruhi kondisi fiskal pemerintah karena dampaknya biasanya baru terlihat dalam perhitungan bulanan. “Jadi jangan cepat-cepat menyimpulkan harga akan terus di 100 dolar AS. Bahkan ada yang bilang bisa 150 dolar AS dan anggaran kita tidak kuat. Kita akan terus menilai dari waktu ke waktu,” ujarnya saat ditemui di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Ia juga mengatakan Kementerian Keuangan telah melakukan uji risiko atau stress test terhadap dampak kenaikan harga minyak terhadap defisit APBN. Jika rata-rata harga minyak mentah dunia mencapai 92 dolar AS per barel dalam setahun, defisit APBN diperkirakan berada di kisaran 3,6 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Baca juga : Pratama Persadha: Kebijakan Ini Bagian Dari Investasi Jangka Panjang
“Masih di bawah batas yang ditetapkan. Jadi kita tetap tenang dulu. Yang jelas, kita terus memonitor dan tidak akan terlambat mengambil keputusan jika diperlukan,” kata Purbaya.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto memastikan, pemerintah memantau perkembangan ekonomi global secara real time, termasuk pergerakan harga minyak dunia. “Prioritas utama pemerintah adalah menjaga stabilitas ekonomi nasional dan daya beli masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah, kata Haryo, menyiapkan tiga langkah utama menghadapi situasi tersebut. Pertama, memaksimalkan penerimaan dari sektor batu bara dan kelapa sawit sebagai bantalan fiskal. Kedua, memperkuat program bantuan sosial bagi kelompok rentan agar mereka tidak terlalu terdampak oleh gejolak ekonomi.
Baca juga : Nurul Arifin: Ini Bentuk Komitmen Pemerintah Lindungi Anak
Ketiga, memperkuat koordinasi kebijakan antara fiskal dan moneter. “Koordinasi erat antara kebijakan fiskal Kementerian Keuangan dan kebijakan moneter Bank Indonesia menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi,” katanya.
Paus Minta Perang Dihentikan
Pemimpin Gereja Katolik Pope Leo XIV menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik di Iran dan kawasan Timur Tengah. Dalam doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (8/3/2026), ia mendesak agar kekerasan segera dihentikan dan dialog kembali dibuka.
“Di tengah berbagai peristiwa kekerasan dan kehancuran serta suasana kebencian dan ketakutan yang meluas, muncul kekhawatiran bahwa konflik ini dapat meluas ke negara-negara lain di kawasan, termasuk Lebanon yang kami kasihi,” ujar Paus Leo XIV. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya