Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
ASDP dan OT Group Perkuat Layanan di 4 Pelabuhan Saat Mudik 2026
Senin, 16 Maret 2026 13:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memproyeksikan sekitar 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026. Angka tersebut berdasarkan survei Kementerian Perhubungan yang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini.
Lonjakan mobilitas tersebut menegaskan pentingnya kesiapan layanan di seluruh moda transportasi, termasuk penyeberangan laut. Kesiapan tersebut diperlukan untuk menjaga kelancaran arus perjalanan, stabilitas distribusi logistik, serta kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.
Menjawab tantangan tersebut, OT Group menjalin kemitraan strategis dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) guna memperkuat layanan di empat pelabuhan utama dengan volume penumpang tertinggi saat musim mudik. Keempat pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Gilimanuk, dan Pelabuhan Ketapang.
Baca juga : DPR Usul Perkuat Konseling di Puskesmas dan Sekolah Cegah Bunuh Diri Anak
Melalui kerja sama ini, OT Group memastikan ketersediaan berbagai produk kebutuhan perjalanan yang dapat diakses dengan mudah oleh para pemudik. Mulai dari camilan, minuman siap konsumsi hingga air minum dalam kemasan.
CEO FMCG OT Group, Donny menegaskan, kolaborasi ini bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan juga kontribusi perusahaan dalam mendukung penguatan ekosistem layanan publik.
“Mudik adalah momentum sosial terbesar di Indonesia. Kami melihatnya bukan hanya sebagai peak season distribusi, tetapi sebagai tanggung jawab bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses produk yang terjangkau, resmi, dan mudah dijangkau di titik-titik perjalanan krusial,” ujar Donny.
Baca juga : Tempo Scan Group Berangkatkan 3.000 Peserta Program Mudik Gratis
Ia menambahkan, dalam periode dengan lonjakan permintaan tinggi, aspek ketersediaan produk dan stabilitas harga menjadi sangat penting.
“Melalui kerja sama ini, kami memastikan rantai pasok berjalan optimal sehingga pemudik tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun potensi lonjakan harga,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Teknik ASDP, Nana Sutisna mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat ekosistem layanan penyeberangan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada pelanggan, khususnya saat periode puncak mobilitas seperti mudik Lebaran.
Baca juga : Mie Sedaap Hadirkan Kehangatan Ramadan di Puluhan Masjid di Indonesia
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jasa penyeberangan. Melalui kemitraan dengan berbagai pihak, ASDP terus berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan berkesan bagi masyarakat,” kata Nana.
Kolaborasi ini juga menghadirkan pendekatan layanan yang lebih terintegrasi melalui berbagai aktivasi di gedung penumpang dan lounge, optimalisasi layanan di atas kapal, hingga penyediaan produk yang relevan dengan kebutuhan perjalanan jarak jauh.
Melalui sinergi ini, arus mudik 2026 diharapkan tidak hanya berjalan lancar dari sisi operasional transportasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih terjamin, nyaman, dan terjangkau bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya