Dark/Light Mode

Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima

Senin, 23 Maret 2026 11:34 WIB
Kendaraan pemudik antre masuk kapal feri di Pelabuhan Merak, Banten. Arus penyeberangan Lebaran terpantau ramai tapi tetap terkendali.
Dok. ASDP
Kendaraan pemudik antre masuk kapal feri di Pelabuhan Merak, Banten. Arus penyeberangan Lebaran terpantau ramai tapi tetap terkendali. Dok. ASDP

RM.id  Rakyat Merdeka - Arus mudik Lebaran 2026 terpantau ramai. Namun, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar dan terkendali.

Sejak H-10 hingga hari H, jumlah penumpang mencapai 2.596.597 orang. Angka ini naik 5,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.463.910 orang.

Jumlah kendaraan juga meningkat. Total tercatat 667.526 unit atau naik 7,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada hari H, 21 Maret 2026, penumpang mencapai 156.838 orang. Angka ini naik tipis 1,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara kendaraan tercatat 40.066 unit atau naik 0,6 persen.

Baca juga : Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Prima

Direktur Utama ASDP Heru Widodo memastikan operasional tetap terkendali di tengah lonjakan pemudik.

“Kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional dan koordinasi lintas stakeholder,” ujarnya.

Lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali masih menjadi jalur tersibuk. ASDP melakukan penyesuaian pola operasi kapal hingga rekayasa lalu lintas di sejumlah titik.

Pengalihan kendaraan juga diterapkan. Kendaraan golongan besar dialihkan ke Pelabuhan BBJ Bojonegara pada 23–29 Maret 2026.

Adapun sepeda motor dan kendaraan kecil tetap melalui Pelabuhan Merak.

Baca juga : Pasbata Bantu Efendi, Bocah yang Rawat Orang Tua, Agar Tetap Kejar Sekolah

ASDP juga menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat untuk mempercepat layanan. Penguatan pengendalian operasional dilakukan melalui pusat kendali berbasis real time.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyebut kesiapan arus balik terus diperkuat.

“Tiket masih tersedia hingga 98,66 persen. Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal,” ujarnya.

ASDP juga mendorong masyarakat membeli tiket melalui Ferizy sejak H-60. Penumpang diminta datang sesuai jadwal keberangkatan.

Program diskon tarif juga masih berjalan. Sejak 12 Maret 2026, lebih dari 1,06 juta pengguna telah memanfaatkannya.

Baca juga : Libur Panjang, Akses Layanan Informasi Publik KPK Tetap Tersedia

Hingga 21 Maret 2026, realisasi program mencapai Rp14,5 miliar. Program ini berlaku di tujuh lintasan dan 14 pelabuhan.

Untuk mendukung arus balik, kebijakan single tarif di Pelabuhan Bakauheni akan diterapkan pada 23–31 Maret 2026.

ASDP memastikan layanan penyeberangan tetap aman dan nyaman hingga puncak arus balik Lebaran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.