Dark/Light Mode

PLN EPI Gandeng Mitra Garap Sorgum untuk Biomassa Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 17:53 WIB
PLN EPI menggandeng dua mitra untuk mengembangkan sorgum sebagai biomassa, memperkuat pasokan energi dan mendukung co-firing PLTU di Indonesia.
PLN EPI menggandeng dua mitra untuk mengembangkan sorgum sebagai biomassa, memperkuat pasokan energi dan mendukung co-firing PLTU di Indonesia.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melalui PLN EPI Investasi menjalin kerja sama strategi dengan PT Young Aviation Indonesia dan PT Berkah Inti Daya untuk mengembangkan potensi sorgum sebagai sumber biomassa.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pengelolaan tanaman energi dan sorgum sebagai bahan baku biomassa di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan ekosistem biomassa nasional guna mendukung implementasi program co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Selain itu, inisiatif ini juga mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk tanaman energi berkelanjutan.

Baca juga : MPSI: Penguatan Literasi Bagian Penting Ketahanan Nasional

Direktur Utama PLN EPI Investasi Yongky Permana Ramlan mengatakan, kerja sama tersebut membuka peluang baru dalam pengembangan energi berbasis biomassa di Indonesia.

Kolaborasi ini juga mencakup kajian terkait aspek investasi, teknis, dan komersial dalam pengembangan tanaman energi sorgum.

“Kami berharap kolaborasi berbagai pihak dalam pemanfaatan sorgum ini dapat meningkatkan kapasitas produksi biomassa nasional sekaligus menjamin keberlangsungan pasokan untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN,” ujar Yongky.

Direktur Utama PT Young Aviation Indonesia Jung Young Geun mengungkapkan, pihaknya telah melakukan uji coba penanaman sorgum dengan hasil yang menjanjikan.

Baca juga : YBM PLN EPI Salurkan 600 Bingkisan Lebaran untuk Warga Kuningan Timur

“Kami telah membuktikan bahwa sorgum memiliki produktivitas tinggi dimana 1 hektar dapat menghasilkan 65 ton biomassa. Jadi, dengan hasil tersebut, kami optimistis pengembangan sorgum sebagai biomassa dapat diimplementasikan dalam skala yang lebih luas,” kata Jung.

Sementara itu, Direktur Utama PT Berkah Inti Daya Eri Prabowo menilai inisiatif ini sebagai terobosan baru yang berpotensi menjadi pionir di tingkat global dalam pemanfaatan sorgum sebagai biomassa.

“Kami percaya sorgum dapat menjadi alternatif strategi biomassa. Bahkan, ini berpotensi menjadi game changer dalam pengembangan biomassa untuk co-firing batubara,” ucap Eri.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir tekanan pentingnya percepatan penyusunan rencana bisnis (business plan) guna memastikan keberlanjutan proyek, termasuk aspek keekonomian dan skala implementasi.

Baca juga : KPNAS Dukung PSEL untuk Perkuat Pengelolaan Sampah Nasional

Menurut dia, program ini juga mendapat dukungan dari berbagai kementerian, antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Desa, serta Kementerian Koperasi.

“Dengan dukungan ekosistem yang kuat dan kolaborasi multipihak, kami optimistis pengembangan sorgum dapat menjadi solusi strategi dalam memperkuat tambah bauran energi sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Hokkop.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.