Dark/Light Mode

Pasca Libur Lebaran, Rupiah Dibuka Melemah Ke Rp 16.928

Rabu, 25 Maret 2026 09:16 WIB
Foto: Khairizal Anwar/RM
Foto: Khairizal Anwar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (25/3/2026) pasca libur panjang Lebaran 2026.

Rupiah tercatat turun 0,18 persen ke level Rp 16.928 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp 16.898 per dolar AS.

Baca juga : Akhir Libur Lebaran, Saleh Husin Dan Pramono Anung Gowes 60 KM

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,11 persen, dolar Hong Kong naik 0,02 persen, won Korea Selatan menguat 0,41 persen, sementara yen Jepang melemah 0,03 persen.

Analis pasar keuangan Ariston Tjendra menilai, tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi sentimen global, khususnya konflik di Timur Tengah yang mendorong pelaku pasar beralih ke aset aman seperti dolar AS.

Baca juga : Transaksi Lancar Selama Libur Lebaran, BRI Andalkan 1,2 Juta BRILink Agen

Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dunia turut membebani rupiah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan devisa Indonesia untuk impor energi.

“Masalah harga minyak mentah yang tinggi juga memberikan tekanan ke rupiah, karena Indonesia membutuhkan lebih banyak dolar AS untuk impor minyak,” ujar Ariston.

Baca juga : Liburan Lebaran di Rivera, Tiket Masuk Mulai Rp 40 ribuan

Ia memproyeksikan pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran Rp 16.990 hingga Rp 17.075 per dolar AS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.