Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bantu Siswa Korban Banjir Di Aceh Tamiang
BCA Bangkitkan Kembali Semangat Belajar
Rabu, 15 April 2026 09:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anak-anak korban banjir di Aceh Tamiang, pada September 2025, mulai bangkit dan bersemangat mengikuti program pembelajaran matematika cepat dengan metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang diinisiasi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama Prof Yohanes Surya.
Program ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan membantu mereka mengatasi keterbatasan akibat bencana.
Siti Balqis (11), siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Kota Lintang menceritakan kesan pertamanya mengikuti program Gasing.
“Awalnya deg-degan karena tiba-tiba dipilih (ikut pelatihan). Tapi setelah ikut, ternyata seru dan menyenangkan belajar matematika,” ujar Balqis saat ditemui Rakyat Merdeka, Senin (13/4/2026).
Balqis mengaku, selama mengikuti program, dia lebih cepat dalam berhitung dibandingkan sebelumnya yang masih menggunakan jari dan memakan waktu lama.
Begitu juga dengan Putri Tha- litha Salsabila (11), siswi kelas 5 SD Negeri 2 Kuala Simpang, mengaku senang bisa belajar sambil bernyanyi dan bermain bersama teman dan guru.
“Belajarnya selama 10 hari, tapi terasa cepat dan ingin ikut lagi,” katanya bersemangat.
Baca juga : Cetak Talenta Unggul, Bank Mandiri Taspen dan UGM Jalin Kerja Sama Strategis
Meskipun semangat belajar tinggi, namun kondisi sekolah mereka masih belum ideal. Balqis bilang, hingga saat ini kelasnya belum sepenuhnya dibersihkan dari lumpur yang masih nampak tebal menutup area sekolah.
“Kelas masih banyak lumpur, dan kami duduk di atas karpet yang berdebu dan belum memiliki papan tulis,” curhatnya.
Selain itu, mereka belum memiliki seragam sekolah dan masih memakai baju seadanya.
Sebelumnya, bencana banjir yang terjadi juga sempat mengganggu jadwal sekolah dan beberapa lomba tari yang akan mereka ikuti. Namun, anak-anak tetap bersemangat untuk kembali belajar dan berharap sekolah mereka segera diperbaiki agar lebih nyaman.
“Semoga sekolah kami bisa segera dibersihkan, diperbaiki, dan dilengkapi fasilitas yang memadai agar proses belajar lebih optimal,” harapnya.
Di kesempatan yang sama, Executive Vice President (EVP) Corporate Communication & Social Responsibility PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Hera F Haryn berpendapat, bantuan yang dibutuhkan tidak hanya berupa fasilitas sanitasi dan infrastruktur. Namun juga pemulihan pasca bencana di sektor pendidik- an juga sangat diperlukan.
“Apalagi dengan metode belajar yang menyenangkan, bisa membantu trauma dan rasa kehilangan yang mereka (anak- anak) alami,” kata Hera dalam kegiatan Belajar Cerdas Angka ala Gasing di Aceh Tamiang, Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (13/4/2026).
Baca juga : Kayu Hanyutan Banjir Aceh-Sumut-Sumbar Dimanfaatkan Jadi Material Huntara
Untuk itu, tegas Hera, BCA turut berkontribusi dalam pemu- lihan pascabencana di Aceh Tamiang agar dapat berjalan semakin optimal dan berdampak bagi masyarakat, termasuk di sektor pendidikan.
BCA melalui program Corpotate Shared Value (CSV) di bawah payung Bakti BCA, menghadirkan pelatihan Belajar Cerdas Angka ala Gasing di Kabupaten Aceh Tamiang.
Program ini diikuti sekitar 50 siswa dan 10 guru dari 4 SD di Aceh Tamiang. Kegiatan berlangsung pada 2-13 April 2026 di Aula SMP 1 Kualasimpang, Aceh Tamiang.
Hera mengatakan, program ini digelar sebagai wujud komit- men BCA membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh, khususnya di sektor pendidikan.
“Pelatihan dirancang sebagai langkah strategis untuk mening- katkan kompetensi berhitung siswa, sekaligus mendukung peningkatan indeks numerasi di wilayah Aceh Tamiang,” ucapnya.
Selain menggelar pelatihan berhitung dengan metode Gasing, Bakti BCA juga memberi- kan bantuan peralatan sekolah bagi seluruh siswa kelas 1 yang mengikuti kegiatan ini.
“Program pelatihan berhitung dengan metode Gasing sengaja kami hadirkan di Aceh Tamiang untuk meningkatkan semangat belajar dan rasa bahagia bagi anak-anak di daerah ini,” ujarnya.
Baca juga : Kejagung Tetapkan Konglomerat Kalimantan Tengah Jadi Tersangka
BCA berharap, program ini dapat membantu anak-anak untuk tidak hanya mengejar ketertinggalan. Tetapi juga, menumbuhkan kembali antusiasme dalam belajar dan rasa percaya diri para siswa.
Bantuan Bakti BCA
Gasing merupakan metode berhitung yang dicetuskan Prof Yohanes Surya. Metode ini me- nekankan proses belajar-me-ngajar melalui berbagai aktivitas interaktif seperti permainan, lagu, serta kolaborasi antara siswa dan guru.
“Melalui suasana pembelajaran yang hangat dan menye- nangkan, anak-anak diharapkan kembali menemukan semangat belajar, kenyamanan di lingkungan sekolah, serta kembali percaya diri dalam beraktivitas sehari-hari,” terang Yohanes dalam kesempatan yang sama.
Puluhan siswa dan guru yang mengikuti pelatihan Gasing di Aceh Tamiang sejak awal April, berasal dari SD Negeri 1 Kualasimpang, SD Negeri 2 Kualasimpang, SD Negeri 4 Kualasimpang, dan SD Negeri Kota Lintang.
Selain melalui pelatihan ber- hitung ala Gasing, Bakti BCA melalui pilar Bakti Pendidikan juga memiliki sejumlah program dan aktivitas lain.
Beberapa di antaranya, menyalurkan Beasiswa Bakti BCA untuk 8.500 pelajar hingga 2025, menjalankan Program Pendidikan Bisnis & Perbankan (PPBP), serta Program Pendidikan Teknologi Informasi (PPTI).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya