Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis pada perdagangan Rabu pagi (15/4/2026). Rupiah naik 0,02 persen ke level Rp 17.123 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 17.127 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,08 persen, baht Thailand menguat 0,33 persen, yuan China turun 0,03 persen, won Korea Selatan naik 0,02 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,04 persen.
Baca juga : IHSG Melesat Ke Level 7.750 Pada Perdagangan Rabu Pagi
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya tercatat menguat 0,10 persen ke level 98,00. Sementara itu, rupiah juga menguat terhadap sejumlah mata uang global, di antaranya terhadap poundsterling Inggris naik 0,18 persen ke Rp 23.243, terhadap euro menguat 0,10 persen ke Rp 19.981, serta terhadap dolar Australia naik 0,23 persen ke Rp 12.210.
Analis pasar uang Lukman Leong menyatakan, penguatan rupiah terjadi di tengah tekanan terhadap dolar AS dan penurunan harga minyak mentah, seiring harapan adanya perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca juga : Masih Melemah, Rupiah Dibuka Rp 17.127 Per Dolar AS
“Data inflasi produsen AS yang lebih lemah dari perkiraan turut menekan dolar AS. Namun, penguatan rupiah diperkirakan terbatas karena sentimen domestik masih lemah dan pelaku pasar menantikan hasil RDG Bank Indonesia,” ujarnya.
Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 17.050 hingga Rp 17.200 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya