Dark/Light Mode

Bersinergi Dengan Pemerintah

AMDATARA Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Hijau dan Praktik Keberlanjutan

Kamis, 16 April 2026 21:16 WIB
Foto: AMDATARA.
Foto: AMDATARA.

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) memperkuat hubungan strategis dengan pemerintah guna menjawab tantangan industri air mineral di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Kolaborasi ini juga mencakup penguatan peran industri dalam prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular.

Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, menyatakan bahwa industri makanan dan minuman, khususnya AMDK, merupakan sektor yang mengedepankan keberlanjutan.

Ia menegaskan komitmen industri untuk menjadi bagian dari solusi lingkungan melalui pendekatan ekonomi sirkular dan pengembangan industri hijau.

“Kami ingin memberikan jawaban konkret bahwa industri ini menjadi yang terdepan dalam ekonomi sirkular dan keberlanjutan,” ujar Karyanto dalam acara halal bihalal bersama pemerintah di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Baca juga : Pemerintah Tegaskan, Rekrutmen Koperasi-Kampung Nelayan Merah Putih Tanpa Ordal

Menurutnya, pelaku industri AMDK terus mengintegrasikan praktik berkelanjutan yang berdampak positif terhadap lingkungan, seiring dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

AMDATARA menilai kolaborasi erat dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan menjadi kunci agar industri tetap tumbuh adaptif sekaligus memperkuat kontribusinya dalam transisi menuju ekonomi sirkular di Indonesia.

Selain itu, AMDATARA juga memperkuat komunikasi dengan DPR, khususnya Komisi VII, guna merespons kritik publik terhadap industri AMDK yang kerap dipersepsikan sebagai industri ekstraktif. Karyanto berharap komunikasi tersebut dapat memperbaiki persepsi publik.

“Sehingga kami tidak selalu dipersepsikan kurang berkontribusi terhadap masyarakat atau ekonomi nasional. Persepsi ini perlu diluruskan,” katanya.

Ia menegaskan, industri makanan dan minuman harus tetap menjadi kontributor penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga : Perlu, Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Literasi

“Industri makanan dan minuman, khususnya AMDK, harus memberikan kontribusi signifikan agar Indonesia terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasi kontribusi AMDATARA dan industri AMDK terhadap perekonomian nasional.

Industri ini tercatat telah menyerap lebih dari 46 ribu tenaga kerja langsung dengan nilai investasi mencapai Rp 27,8 triliun.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merijanti Punguan Pintaria (Merri), menyatakan bahwa industri AMDK memiliki efek ganda yang luas bagi perekonomian.

“Keberadaan industri ini memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Baca juga : Gerindra Dukung Bedah Rumah Tak Layak Huni

Merri juga menyoroti kunjungan kerja Panja AMDK Komisi VII DPR ke sejumlah pabrik air mineral yang dinilai berjalan baik. Ia menekankan pentingnya dokumentasi kegiatan industri sebagai bukti kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menepis anggapan bahwa industri hanya berorientasi pada keuntungan.

“Di luar sana masih ada anggapan bahwa industri hanya mencari profit. Padahal, banyak proses dan kontribusi yang dilakukan dalam menjalankan bisnis AMDK,” jelasnya.

Sebelumnya, Panja AMDK Komisi VII DPR melakukan kunjungan ke sejumlah pabrik di Klaten dan Kabupaten Bekasi.

Ketua panja mengapresiasi praktik keberlanjutan yang telah diterapkan, serta berharap dapat diadopsi oleh seluruh pelaku industri AMDK di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.