Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hasnur Group Uji Tanaman Energi Pongamia Di Lahan Bekas Tambang Tapin
Rabu, 22 April 2026 14:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Hasnur Group Indonesia mengembangkan tanaman energi Pongamia di lahan bekas tambang di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung energi terbarukan sekaligus pemulihan lingkungan.
Proyek ini merupakan percontohan pengembangan Pongamia sebagai bahan baku biofuel. Program juga mengkaji pemanfaatan lahan bekas tambang serta potensi pengembangan kredit karbon.
Program ini dijalankan bersama sejumlah mitra internasional, seperti Mitsui O.S.K. Lines, Hanwa Co., Ltd., NH Foods Ltd., Four Pride Management Pte. Ltd., serta PT Karya Dumogi Rahayu atau SPIL Ventures.
Baca juga : DPRD DKI Ingatkan Air Bersih Dan Pangan Harus Aman
Selama periode 2026 hingga 2031, kegiatan mencakup budidaya Pongamia di lahan bekas tambang seluas sekitar 10 hektar. Selain itu, dilakukan pengumpulan data pertumbuhan tanaman serta penguatan rantai pasok sebagai bahan baku biofuel.
Program ini juga melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan sejumlah universitas di Jepang. Corporate Secretary Hasnur Group Reza Irfansyah menyebut, langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi.
“Pemanfaatan lahan bekas tambang melalui program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai tambah ekonomi,” ujarnya dikutip siaran pers, Rabu (22/4/2026).
Baca juga : KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Terkait Pengadaan Barang dan Jasa
Selain berkontribusi pada pengembangan energi terbarukan, program ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Program tersebut mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah bekas tambang. Sebagai informasi, Pongamia atau dikenal juga sebagai malapari merupakan tanaman yang dapat tumbuh di lahan kurang subur seperti bekas tambang.
Tanaman ini menghasilkan biji dengan kandungan minyak sekitar 30 hingga 45 persen yang bisa diolah menjadi biodiesel sebagai bahan bakar alternatif. Selain itu, Pongamia juga membantu memperbaiki kualitas tanah dan berkontribusi dalam penyerapan karbon. Ke depan, pengembangan Pongamia diharapkan dapat memperkuat rehabilitasi lahan bekas tambang sekaligus membuka peluang pengembangan kredit karbon sebagai bagian dari upaya penurunan emisi.
Baca juga : Wamenhut Perkuat SDM Dan Kerja Sama ASEAN Atasi Karhutla Di Lahan Gambut
Sekilas info, Hasnur Group merupakan grup usaha yang berdiri sejak 1966 di Kalimantan Selatan. Perusahaan ini mengelola berbagai sektor bisnis, mulai dari logistik, agribisnis dan kehutanan, energi, hingga investasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya