Dark/Light Mode

PDC Kelola 7.000 Tenaga Kerja Alih Daya untuk Perkuat Operasional Migas

Rabu, 29 April 2026 19:22 WIB
PT Patra Drilling Contractor (PDC) kelola 7.000 tenaga kerja alih daya migas per Maret 2026. Layanan ini dukung efisiensi operasional hulu-hilir migas.
PT Patra Drilling Contractor (PDC) kelola 7.000 tenaga kerja alih daya migas per Maret 2026. Layanan ini dukung efisiensi operasional hulu-hilir migas.

RM.id  Rakyat Merdeka - Tingginya kebutuhan tenaga kerja di industri minyak dan gas bumi (migas) nasional menempatkan sistem alih daya (manpower outsourcing) sebagai elemen strategis dalam menjaga kelancaran operasional hulu hingga hilir.

PT Patra Drilling Contractor (PDC) mencatat telah mengelola hampir 7.000 tenaga kerja alih daya hingga Maret 2026 untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

Layanan pengelolaan tenaga kerja ini mencakup spektrum yang luas, mulai dari tenaga kerja operasional, teknis, administratif, hingga layanan pendukung lainnya.

Baca juga : PHE Dorong Kolaborasi dan Efisiensi untuk Tingkatkan Produksi Migas Nasional

Seluruh pengelolaan dilakukan secara end-to-end, mencakup rekrutmen, pelatihan, hingga pengawasan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3L/HSSE).

Manager Outsourcing Management PDC, Rahmat Wijaya, mengungkapkan bahwa layanan ini mampu meningkatkan efisiensi operasional pelanggan secara signifikan dengan memangkas biaya rekrutmen serta memberikan akses ke talenta spesialis global.

“Layanan Outsourcing Management ini bersifat end-to-end yang mencakup seluruh siklus pengelolaan tenaga kerja,” jelas Rahmat dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).

Standar Terintegrasi

Baca juga : Wali Kota Tangerang Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

PDC yang telah menjalankan unit bisnis ini sejak 2014 memiliki cakupan operasional yang luas, mulai dari rig pengeboran, kilang, hingga terminal BBM.

Hingga saat ini, perusahaan tengah menjalankan 48 kontrak aktif di berbagai wilayah, mulai dari Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sorong, Papua.

Rahmat menjelaskan, keunggulan layanan PDC terletak pada pengalaman panjang di industri energi serta pemahaman mendalam terhadap sistem dan budaya kerja Pertamina Group.

Baca juga : ABPEDNAS Dan Kejagung Gelar Jaga Desa Awards 2026, Perkuat Transparansi Desa

Dalam operasinya, PDC menerapkan standar manajemen terintegrasi, termasuk ISO 9001 dan sistem operasional berbasis digital.

“Seluruh proses tersebut dijalankan berdasarkan SOP dan SLA yang terukur serta diawasi melalui mekanisme monitoring dan audit berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kualitas layanan kepada klien,” tambahnya.

Kombinasi kemampuan operasional yang efisien dan fokus pada kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadikan perusahaan sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis pelanggan di sektor energi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.