Dark/Light Mode

Keberangkatan Haji Di Bandara InJourney Lancar, Ketepatan Waktu Capai 96 Persen

Senin, 11 Mei 2026 09:58 WIB
Foto: InJourney Airport
Foto: InJourney Airport

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat tingkat ketepatan waktu keberangkatan penerbangan haji atau on-time performance (OTP) mencapai 96 persen pada periode 21 April hingga 9 Mei 2026.

Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia, Mohammad R. Pahlevi mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan kelancaran operasional penerbangan haji di 14 bandara yang dikelola perusahaan.

“Seluruh pihak telah melakukan perencanaan dan koordinasi dengan baik, mulai dari proses di asrama haji, perjalanan menuju bandara, hingga layanan keberangkatan di bandara dan proses naik ke pesawat,” kata Pahlevi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Ia menyampaikan, perencanaan yang matang dan implementasi yang tepat menjadi faktor utama tingginya ketepatan waktu keberangkatan.

Baca juga : Gelombang Kedua Haji Dimulai, Bandara Juanda Optimalkan Pelayanan

“Terima kasih atas kolaborasi yang sangat baik antara InJourney Airports, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, maskapai, AirNav Indonesia, operator ground handling, serta dukungan dari Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Sepanjang periode 21 April hingga 9 Mei 2026, InJourney Airports telah melayani keberangkatan sebanyak 126.097 calon haji melalui total 322 penerbangan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 310 penerbangan tercatat berangkat tepat waktu, sehingga secara kumulatif OTP mencapai sekitar 96 persen.

Sebagai bagian dari upaya memperlancar proses keberangkatan, pemeriksaan keamanan terhadap calon haji dan barang bawaan pada sejumlah embarkasi dilakukan sejak di asrama haji. Untuk mendukung hal tersebut, InJourney Airports menugaskan personel aviation security beserta peralatan pemeriksaan keamanan secara lengkap.

Baca juga : Peringatan Hardiknas 2026 di Banyuwangi Meriah, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Selain itu, kesiapan infrastruktur bandara turut menunjang kelancaran operasional, salah satunya di Bandara Soekarno-Hatta yang menyediakan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.

Menurut Pahlevi, bandara tersebut menjadi salah satu embarkasi tersibuk dengan jumlah 20.031 calon haji yang diberangkatkan melalui 47 kelompok terbang (kloter) selama periode tersebut. “Kelancaran keberangkatan didukung adanya terminal khusus untuk melayani calon jemaah haji,” katanya.

Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Soekarno-Hatta diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 4 Mei 2025. Terminal tersebut dilengkapi masjid seluas 3.136 meter persegi, area tunggu seluas 4.158 meter persegi, serta lounge berkapasitas 2.000 orang.

Adapun lima bandara tersibuk dalam pelaksanaan penerbangan haji periode 21 April–9 Mei 2026 yakni Bandara Juanda dengan 25.794 calon haji dalam 68 kloter, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang sebanyak 20.031 calon haji dalam 47 kloter, Bandara Adi Soemarmo sebanyak 19.002 calon haji dalam 53 kloter, Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 9.808 calon haji dalam 25 kloter, serta Bandara Kualanamu dengan 5.379 calon haji dalam 15 kloter.

Baca juga : Wamendagri Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif & Efisien

InJourney Airports menyatakan akan terus menjaga kelancaran operasional penerbangan haji hingga akhir periode keberangkatan pada 21 Mei 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.