Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Pameran Internasional IIES 2026 ICE BSD Hadirkan Ribuan Produk Global
Selasa, 19 Mei 2026 20:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pameran dagang internasional Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES) 2026 bersama Indonesia International Textile & Clothing Industry Fair (ITC) dan Indonesia International Footwear Machinery & Material Industry Fair (IFM) bakal digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City pada 18-20 Juni 2026.
Ajang tersebut diproyeksikan menjadi pertemuan bisnis lintas negara yang menghadirkan ribuan produk serta peluang kerja sama industri global.
Managing Director of ES International Event Management Sdn Bhd sekaligus Managing Director of PT Indonesia Mass Event Management Dato Chong Chong Tik mengatakan pameran tahun ini akan menghadirkan lebih dari 320 stan dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 pelaku usaha dari berbagai negara.
“Nanti akan ada banyak sekali pelaku usaha yang hadir di sana,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Menurut Chong Chong Tik, pameran tersebut berbeda dibanding penyelenggaraan sebelumnya karena seluruh konsep diarahkan pada penguatan koneksi internasional dan perdagangan lintas negara.
Dia menjelaskan, peserta yang hadir berasal dari berbagai wilayah industri dunia, terutama kawasan Asia seperti China, Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Korea Selatan, Jepang, hingga India.
Baca juga : Kapolri Beberkan Inovasi Polri Manfaatkan Dan Tingkatkan Produksi Pertanian
“Pameran ini semuanya internasional dan banyak menghadirkan produk high-tech,” katanya.
Dia menuturkan, Indonesia masih menjadi pasar yang sangat potensial bagi pelaku industri global karena jumlah penduduk yang besar dan didominasi usia produktif.
Selain itu, posisi Indonesia dinilai strategis untuk pengembangan ekspor ke berbagai negara. “Indonesia penduduknya besar dan pasar mudanya juga sangat kuat,” tuturnya.
Direktur PT Solindo Duta Praga Khaerany Jamila menambahkan, situasi geopolitik global maupun perang dagang internasional tidak memengaruhi rencana ekspansi bisnis peserta pameran ke Indonesia.
Menurutnya, banyak pelaku usaha luar negeri justru melihat Indonesia sebagai mitra penting untuk pengembangan investasi dan produksi. “Fokus kami mencari partner dan memperluas kerja sama bisnis di Indonesia,” ujarnya.
Dia juga menyebut sektor footwear, garmen, serta produk berbasis teknologi menjadi salah satu industri yang paling diminati peserta internasional. Menurut dia, produk alas kaki dan fesyen masih memiliki peluang besar di pasar Indonesia, terutama dengan dukungan penggunaan teknologi industri modern.
Baca juga : MoreFood Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Ribuan Produk & Buka Peluang Bisnis Kuliner
Dia mengatakan pameran tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya masuk. “Acara ini gratis dan masyarakat bisa datang langsung melihat berbagai produk internasional,” katanya.
Khaerany menjelaskan, pengunjung juga berkesempatan mengikuti undian perjalanan ke Guangzhou, China, lengkap dengan fasilitas penginapan pada Oktober 2026.
Kegiatan IIES 2026 tidak hanya menjadi ruang promosi produk, tetapi juga forum business matching antara pelaku usaha internasional dengan pasar Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat membangun kerja sama langsung dengan distributor, importir, retailer, hingga investor dari berbagai negara. “Forum ini memang disiapkan untuk mempertemukan pelaku usaha global dengan pasar Indonesia,” ujarnya.
Khaerany mengatakan, IIES 2026 akan menghadirkan berbagai kategori produk mulai dari makanan dan minuman, produk kesehatan, kecantikan, smart technology, fesyen, tekstil, alas kaki, material bangunan, hingga dekorasi rumah tangga.
Selain produk konsumen, pameran juga menghadirkan inovasi teknologi industri seperti sistem rumah pintar, perangkat keamanan pintar, smart manufacturing, hingga teknologi tekstil dan alas kaki modern.
Baca juga : IP Expo Indonesia 2026 Kembali Digelar, Pertemukan Raksasa IP Global di Jakarta
Namun, dia mengakui sejumlah mesin industri yang sebelumnya direncanakan tampil belum dapat dibawa ke Indonesia karena kendala pengiriman internasional dan kenaikan biaya logistik global. “Kami akhirnya lebih banyak membawa produknya dibanding machinery,” jelasnya.
Vice Chairman of Jakarta Taiwan Entrepreneur Association sekaligus Chairman of Veteran Association Indonesia of ROC Jacky Tsai mengatakan minat peserta internasional terhadap pasar Indonesia sangat tinggi. Menurut dia, pelaku industri dari berbagai kawasan besar di China seperti Zhejiang, Fujian, Shandong, hingga Shanghai akan ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut.
“Mereka akan datang membawa produk terbaru untuk pasar Indonesia,” katanya.
Jacky juga menyebut jaringan promosi IIES 2026 terhubung dengan Canton Fair di Guangzhou yang dikenal sebagai salah satu pameran dagang terbesar dunia.
Selain menghadirkan pameran produk dan teknologi, rangkaian kegiatan juga akan diisi forum branding internasional, business networking, paviliun negara peserta, hingga platform khusus UMKM.
Penyelenggara berharap IIES 2026 dapat memperkuat konektivitas perdagangan Indonesia dengan China, Taiwan, Malaysia, dan negara-negara ASEAN lainnya sekaligus membuka peluang investasi baru bagi industri nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya