Dark/Light Mode

Di Depan Presiden Bank Dunia

Luhut Tegaskan Komitmen Indonesia Terhadap Transparansi dan Efisiensi

Jumat, 22 Mei 2026 17:29 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) saat bertemu Presiden Bank Dunia Ajay Banga di Singapura. (Foto: IG)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) saat bertemu Presiden Bank Dunia Ajay Banga di Singapura. (Foto: IG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan intens membangun kepercayaan investor global, untuk menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi.

Upaya tersebut antara lain dilakukan Luhut, saat bertemu Presiden Bank Dunia Ajay Banga di tengah rangkaian kunjungan kerja di
Singapura beberapa hari ini.

"Kami berdiskusi panjang mengenai prediksi arah ekonomi global yang sedang menghadapi tantangan besar," kata Luhut via Instagram, Jumat (22/5/2026).

Sebelumnya, Luhut juga bertemu dan berdiskusi dengan berbagai mitra strategis internasional, pelaku investasi, lembaga global, hingga pemimpin dunia usaha mengenai berbagai agenda prioritas yang sedang dijalankan Indonesia.

Baca juga : Diresmikan Presiden, KSPSI AGN Bangun Museum Ibu Marsinah Secara Gotong Royong

Salah satu fokus utama yang didorong Luhut adalah percepatan transformasi digital pemerintahan melalui Digital Public Infrastructure (DPI), termasuk bagaimana teknologi dapat memastikan bantuan sosial dan subsidi menjadi lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. 

Luhut percaya, tata kelola yang baik tidak hanya berbicara soal efisiensi, tetapi juga memastikan negara hadir secara adil bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Saya sampaikan kepada Ajay bahwa Indonesia berkomitmen penuh pada transparansi dan efisiensi," imbuhnya.

Luhut menyebut saat ini pihaknya terus mendorong percepatan transformasi digital pemerintahan melalui Digital Public Infrastructure (DPI).

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Tegaskan Komitmen Pengawasan Distribusi BBM di Jambi

"Kita ingin memastikan seluruh bantuan sosial dan subsidi negara benar-benar tepat sasaran dan akuntabel. Saya berharap para investor dan lembaga global serius melihat hal ini," papar Luhut.

"Kami juga membahas tentang critical minerals serta reformasi perpajakan. Saya pastikan, Indonesia akan tetap menjadi negara yang kompetitif, berdaya saing tinggi, dan menjadi tujuan investasi yang paling aman serta terpercaya di Asia Tenggara meski di tengah ketidakpastian global seperti sekarang," lanjutnya.

Menurut Luhut, membangun Indonesia tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan trust, kerja sama, dan keberanian untuk mengeksekusi praktik-praktik terbaik dunia, tanpa sedikit pun mengorbankan kepentingan nasional. 

"Saya berharap perjalanan ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh dan berpotensi untuk terus maju, meski dalam kondisi yang tidak menentu sekalipun," pungkas Luhut. 

Baca juga : PPI Kanto Dan APO Bahas Cara Kejar Ekonomi Indonesia 8 Persen

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.