Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Raja Negeri Ouw Tegaskan Penolakan Terhadap Gerakan Separatis RMS
Kamis, 16 April 2026 16:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Raja Negeri Ouw Willem Pelupessy menyampaikan pernyataan sikap tegas mewakili seluruh masyarakat Negeri Ouw, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah. Willem menekankan pentingnya menjaga persatuan di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ada tiga poin utama yang disampaikan dalam pernyataan sikap tersebut. Pertama, menolak tegas segala bentuk upaya yang mengarah pada gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) maupun gerakan lainnya yang bertentangan dengan kedaulatan NKRI.
Baca juga : Tegaskan Peran Kekuatan Sosial, FKPPI Siap Tularkan Semangat Kemerdekaan
Kedua, komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mendukung sepenuhnya keutuhan NKRI. Ketiga, mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri dari segala bentuk gesekan, baik antar-individu maupun antar-negeri, demi mewujudkan kemaslahatan masyarakat luas.
"NKRI harga mati!," seru Willem menutup pernyataannya dengan semangat nasionalisme yang tinggi.
Baca juga : Polri Tegaskan Kebijakan Pajak Ranmor Tetap Berlandaskan Aturan
Cornelius Lohannapessy, selaku Kepala Soa sekaligus Tokoh Adat Negeri Tuhaha, Kecamatan Saparua Timur, Maluku Tengah, secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap keberadaan kelompok separatis.
Dalam pernyataannya, Cornelius menegaskan bahwa masyarakat Negeri Tuhaha menolak kehadiran dan seluruh agenda kegiatan yang dilakukan oleh RMS di wilayah mereka. Selain itu, ia juga mengecam segala bentuk tindakan kekerasan dan pertikaian yang terjadi di antara negeri-negeri tetangga.
Baca juga : BRI Hadirkan Kemudahan Tebus Gadai Pegadaian Lewat BRImo
"Saya menghimbau kepada masyarakat Saparua Timur, khususnya Negeri Tuhaha, untuk meninggalkan hal-hal negatif. Mari kita bergandengan tangan dan tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Cornelius.
Pernyataan ini diakhiri dengan penegasan bahwa kedaulatan Indonesia adalah prioritas utama bagi masyarakat adat setempat dengan slogan: NKRI Harga Mati.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya