Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
The 2026 Asia Grassroots Forum, Amartha Dukung Permodalan Bagi UMKM Perempuan
Sabtu, 23 Mei 2026 20:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Selama lebih dari 16 tahun berdiri, Amartha berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi akar rumput, termasuk UMKM perempuan, melalui pembiayaan produktif, pendampingan di lapangan, serta pemanfaatan teknologi.
Dampak tersebut tercermin dalam Amartha Sustainability Report 2025, 96 persen peminjam memperoleh keterampilan baru sejak bergabung dengan Amartha, 94 persen peminjam mengalami peningkatan pendapatan, dan 91 persen peminjam mampu memisahkan arus kas usaha dan arus kas rumah tangga.
Selain itu, 88 persen peminjam mampu menggunakan smartphone dengan lebih efisien, 82 persen peminjam mulai mencatat pemasukan dan pengeluarannya, sementara lebih dari 90.000 peminjam berhasil merekrut karyawan pertama mereka setelah mengakses pembiayaan.
“Pendekatan kesehatan finansial menjadi semakin penting untuk memastikan inklusi keuangan menghasilkan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat akar rumput,” ujar Chief Compliance and Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).
Baca juga : Prudential Luncurkan PRULady Dukung Perlindungan dan Kesehatan Perempuan
Aria mengatakan, keberhasilan inklusi keuangan tidak lagi hanya diukur dari jumlah masyarakat yang mengakses produk keuangan, tetapi dari kemampuan mereka bertahan dan mencapai tujuan kesejahteraan di tengah dinamika ekonomi.
“Membangun kesehatan finansial membutuhkan partisipasi dan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Untuk itu, dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor, Amartha konsisten memperkuat pemberdayaan UMKM akar rumput lewat berbagai inisiatif demi terwujudnya ekonomi akar rumput yang lebih sehat secara finansial.
Melalui The 2026 Asia Grassroots Forum, kegiatan ini akan fokus membahas mengenai pembiayaan inklusif, pemanfaatan fintech dan AI, serta kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem UMKM.
Baca juga : Ketua DPRD DKI Jakarta Dukung Penguatan Bela Negara Di Perguruan Tinggi
“Amartha mengajak mitra lintas sektor untuk berkontribusi mewujudkan solusi kesehatan finansial yang relevan dan dapat diterapkan secara luas,” kata Aria.
Di The 2026 Asia Grassroots Forum tahun ini, pihaknya ingin memastikan layanan keuangan digital tidak hanya memperluas akses, tetapi juga memperkuat kesehatan finansial masyarakat akar rumput agar dapat tumbuh lebih berdaya dan berkelanjutan.
The 2026 Asia Grassroots Forum akan berlangsung pada 3-4 Juni di Shangri-La Jakarta.
Sementara itu, Direktur Ekonomi Digital Celios Nailul Huda melihat, permodalan merupakan tantangan terbesar yang dihadapi UMKM di Indonesia. Sebagian besar pelaku UMKM masih kesulitan menghadapi permasalahan ini, padahal permodalan menjadi salah satu cara untuk bisa tumbuh secara berkelanjutan.
Baca juga : Thomas Cup 2026, Anthony Ginting Andalan Keempat
“Bagi banyak UMKM, termasuk perempuan di akar rumput, akses terhadap permodalan masih menjadi tantangan utama,” katanya.
Dia menegaskan, fintech, termasuk P2P lending, dapat menjembatani kebutuhan ini dengan cara yang lebih cepat dan tepat.
“Namun, pembiayaan digital perlu diarahkan untuk kegiatan produktif dan didukung tata kelola yang baik agar dapat membantu UMKM memperluas pasar serta menjaga keberlanjutan usahanya,” ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya