Dark/Light Mode

Menuju 7 Dekade, Astra Fokus Perkuat Tiga Bisnis Utama

Selasa, 26 Mei 2026 12:28 WIB
Foto: Astra.
Foto: Astra.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perjalanan menuju tujuh dekade menjadi momentum bagi Astra International untuk memperkuat arah strategis perusahaan. Astra resmi mereposisi strategi bisnis dengan fokus pada penguatan tiga lini utama yang selama ini menjadi penopang kinerja perusahaan.

Sekaligus, memperketat disiplin alokasi modal demi mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Strategi tersebut diumumkan Astra pada Senin (25/5/2027), sebagai hasil tinjauan strategis menyeluruh terhadap seluruh portofolio bisnis perusahaan.

Presiden Direktur Astra, Rudy mengatakan, Astra akan memprioritaskan pengembangan bisnis yang selama ini memiliki kinerja kuat, yakni sektor otomotif, jasa keuangan, serta alat berat dan solusi pertambangan.

“Secara historis, Astra memiliki bisnis yang terdiversifikasi yang menjadi nilai tambah bagi perusahaan hingga hari ini. Seiring perkembangan dinamika pasar, Astra mereposisi strateginya dengan memberikan fokus pada portofolio bisnis utama yang selama ini memiliki kinerja kuat,” ujar Rudy.

Menurutnya, strategi baru tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas portofolio bisnis dan meningkatkan efisiensi modal sehingga mampu menghasilkan pertumbuhan laba dan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga : Naikkan Suku Bunga, BI Berusaha Perkuat Rupiah

Dalam proses tinjauan strategis, Astra mengevaluasi setiap lini usaha berdasarkan berbagai aspek, mulai dari tantangan pasar, posisi strategis dalam portofolio perusahaan, hingga potensi laba dan imbal hasil investasi di masa depan.

Ke depan, Astra akan memfokuskan pengembangan pada tiga bisnis utama yang berkontribusi sekitar 90 persen terhadap laba perusahaan.

Pada sektor otomotif, Astra tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan baru, tetapi juga mengoptimalkan seluruh ekosistem otomotif Grup Astra yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Ekosistem tersebut mencakup penjualan kendaraan baru dan bekas, penjualan suku cadang, layanan purna jual, hingga jaringan pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara itu, bisnis jasa keuangan akan diarahkan untuk mengoptimalkan potensi ekosistem melalui berbagai produk dan layanan bagi beragam segmen pelanggan.

Adapun bisnis alat berat dan solusi pertambangan akan difokuskan pada penguatan ekosistem rantai pasok pertambangan serta pengembangan sumber pertumbuhan baru guna memperkuat daya saing dan penciptaan nilai jangka panjang.

Baca juga : SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta, Perkuat Bisnis F&B

Untuk portofolio bisnis di luar tiga sektor utama tersebut, Astra akan menjalankan strategi pengembangan yang lebih terarah dengan menitikberatkan pada keselarasan dengan ekosistem dan kapabilitas perusahaan, termasuk membangun kemitraan strategis guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Selain itu, Astra juga memperkuat disiplin dalam alokasi modal melalui belanja modal untuk pemeliharaan, pembayaran dividen yang konsisten, investasi bernilai tambah, serta pelaksanaan share buyback pada valuasi yang tepat.

Kinerja dan Pengembangan SDM

Selama periode 2015–2025, laba bersih Astra tumbuh lebih dari dua kali lipat, dari Rp 15 triliun pada 2015 menjadi Rp 33 triliun pada 2025 atau meningkat sekitar 126 persen.

Pembagian dividen kepada pemegang saham juga meningkat signifikan, dari Rp 113 per saham pada 2015 menjadi Rp 390 per saham pada 2025 atau naik sekitar 245 persen.

Di bidang sumber daya manusia, Astra terus memperkuat pengembangan karyawan melalui penciptaan lingkungan kerja yang positif dan berkelanjutan.

Upaya tersebut mendapat berbagai pengakuan internasional, di antaranya penghargaan Best Companies to Work for in Asia dari HR Asia sejak 2018 hingga 2025 serta predikat Asia Pacific’s Best Companies 2026 untuk kepuasan karyawan versi TIME.

Baca juga : ABM Investama Perkuat Transformasi Berbasis Data Lewat SPARROW

Saat ini Astra mendorong peningkatan kualitas hidup lebih dari 190 ribu insan Astra dan ratusan ribu pekerja dari mitra perusahaan.

Kontribusi Sosial Berkelanjutan

Kontribusi sosial Astra juga terus menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan masyarakat melalui program Desa Sejahtera Astra.

Program tersebut berfokus pada pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui empat bidang utama, yakni kesehatan, pendidikan, kewirausahaan, dan lingkungan.

Saat ini terdapat lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra yang tersebar di 35 provinsi di Indonesia dengan manfaat yang telah dirasakan lebih dari 3 juta penerima manfaat.

Astra berharap, semangat kolaborasi dan gotong royong bersama masyarakat dapat terus menciptakan dampak berkelanjutan bagi bangsa, sejalan dengan cita-cita “Sejahtera Bersama Bangsa” dan dukungan terhadap target Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.