Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLN EPI Gandeng ITERA Kembangkan Biomassa untuk Hidrogen Hijau
Jumat, 5 Juni 2026 05:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional melalui kolaborasi riset tanaman energi kaliandra dan sorgum bersama PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan biomassa sebagai bahan bakar co-firing pembangkit listrik, sekaligus membuka peluang pemanfaatan biomassa sebagai bahan baku produksi hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.
Kerja sama itu ditandai dengan pelaksanaan Kick Off Meeting penelitian bertajuk Pengembangan Tanaman Energi Kaliandra dan Sorgum sebagai Umpan Co-Firing dan Umpan Produksi Hidrogen melalui Proses Gasifikasi di ITERA guna Mencapai Bauran Energi Baru Terbarukan Nasional yang berlangsung di Kampus ITERA, Bandar Lampung.
Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, pengembangan tanaman energi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pasokan biomassa nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi Indonesia.
Menurut dia, kebutuhan biomassa akan terus meningkat seiring perluasan implementasi co-firing dan pengembangan bioenergi nasional.
Baca juga : Unika Atma Jaya Kembangkan Modul Opioid Untuk Pasien Kanker
"Karena itu, PLN EPI tidak hanya membangun rantai pasok biomassa, tetapi juga mendorong pengembangan riset dan inovasi agar sumber energi berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Hokkop.
Ia menambahkan, kaliandra dan sorgum memiliki potensi besar sebagai tanaman energi karena dapat dibudidayakan di lahan marginal, memiliki produktivitas tinggi, serta berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan energi, mulai dari biomassa padat hingga bahan baku hidrogen hijau.
Menurut Hokkop, bioenergi tidak hanya berperan menurunkan emisi, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa pengembangan biomassa di Indonesia didukung oleh riset yang kuat, teknologi yang tepat, dan model bisnis yang berkelanjutan,” tambahnya.
General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh mengatakan, kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menghasilkan inovasi yang dapat diimplementasikan secara nyata pada sektor ketenagalistrikan.
Baca juga : PLN EPI: Bioenergi Berpotensi Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja
“PLN terus mendorong riset terapan yang mampu menjawab kebutuhan energi masa depan," ujarnya.
Ia berharap pengembangan tanaman energi seperti kaliandra dan sorgum dapat menghasilkan model pemanfaatan biomassa yang lebih efisien, baik untuk kebutuhan co-firing maupun pengembangan energi hijau lainnya.
Sementara itu, Rektor ITERA Prof. I Nyoman Pugeg Aryantha menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengembangan energi terbarukan nasional.
Menurut dia, ITERA berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
"Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghasilkan teknologi dan model pengembangan tanaman energi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan energi terbarukan Indonesia,” kata Nyoman.
Baca juga : PTPN I Potong 304 Hewan Kurban Dari Sumatera Hingga Papua
Penelitian tersebut mencakup pengembangan budidaya tanaman energi, analisis karakteristik biomassa, kajian pemanfaatan untuk co-firing pembangkit listrik, hingga pengembangan hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.
Selain memperkuat ketahanan energi nasional, hasil riset diharapkan dapat mendukung terbentuknya ekosistem bioenergi yang memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian, kehutanan, dan ekonomi masyarakat.
Sebagai subholding energi primer, PLN EPI terus mendorong pengembangan biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.
Saat ini implementasi co-firing biomassa telah berjalan di puluhan pembangkit listrik tenaga uap dan menjadi salah satu upaya menurunkan emisi karbon sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya domestik.
Kolaborasi PLN EPI, PLN Puslitbang, dan ITERA diharapkan menjadi fondasi pengembangan energi berbasis sumber daya hayati yang bersih, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya