Dark/Light Mode

MedcoEnergi Bagikan Dividen Rp 1,57 Triliun, RUPST Ubah Direksi dan Komisaris

Jumat, 5 Juni 2026 06:01 WIB
RUPST 2026 MedcoEnergi menyetujui dividen 87 juta dolar AS, laporan keuangan 2025, serta perubahan susunan direksi dan dewan komisaris.
RUPST 2026 MedcoEnergi menyetujui dividen 87 juta dolar AS, laporan keuangan 2025, serta perubahan susunan direksi dan dewan komisaris.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan yang telah diaudit untuk tahun buku 2025.

Rapat juga menerima Laporan Pengurusan Direksi dan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2025.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2025 sebesar 87 juta dollar Amerika Serikat (AS) sekitar Rp 1,57 triliun, (Asumsi kurs Rp 18.033 rupiah per dollar AS) sebagai dividen tunai kepada seluruh pemegang saham.

Baca juga : MUF Salurkan Pembiayaan Rp 5,93 Triliun Pada Kuartal I 2026

Jumlah tersebut mencakup dividen interim sebesar 42 juta dollar AS atau Rp 28,4459 per saham yang telah dibagikan kepada pemegang saham pada 28 November 2025, serta dividen final sebesar 45 juta dollar AS atau sekitar 0,0018 dollar AS per saham yang akan dibagikan pada 3 Juli 2026.

RUPST juga menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memeriksa neraca, perhitungan laba rugi, dan bagian lain laporan keuangan konsolidasi Perseroan dan anak perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.

Selain itu, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

Baca juga : Prabowo Sebut Negara Bakal Terima Rp 49 Triliun Lagi Bulan Depan

Susunan Dewan Komisaris terdiri atas Yani Y. Panigoro sebagai Komisaris Utama, Yaser Raimi A. Panigoro sebagai Komisaris, Roberto Lorato sebagai Komisaris, Marsillam Simandjuntak sebagai Komisaris Independen, dan Royke Tumilaar sebagai Komisaris Independen.

Adapun susunan Direksi terdiri atas Hilmi Panigoro sebagai Direktur Utama, Ronald Gunawan sebagai Direktur dan Chief Executive Officer, Amri Siahaan sebagai Direktur dan Chief Operating Officer, Benny Setiawan sebagai Direktur dan Chief Financial Officer, serta Sanjeev Bansal sebagai Direktur dan Chief Growth Officer.

Rapat juga menyetujui pengalihan 150 juta lembar saham yang merupakan sebagian hasil program pembelian kembali saham atau buyback tahun 2025.

Baca juga : Gelar RUPST, MDLA Bagikan Dividen Rp 176,56 M Dan Angkat Dirut Baru

Pengalihan saham tersebut dilakukan melalui program kepemilikan saham untuk pekerja dan/atau Direksi serta Dewan Komisaris Perseroan, perusahaan anak, dan perusahaan afiliasi.

Selain itu, pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan Perseroan sebagai penyesuaian terhadap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Keputusan-keputusan tersebut menjadi bagian dari langkah Perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan, menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.