Dark/Light Mode

MUF Salurkan Pembiayaan Rp 5,93 Triliun Pada Kuartal I 2026

Kamis, 4 Juni 2026 13:19 WIB
MUF menyalurkan pembiayaan Rp5,93 triliun pada kuartal I 2026. Dok. MUF
MUF menyalurkan pembiayaan Rp5,93 triliun pada kuartal I 2026. Dok. MUF

RM.id  Rakyat Merdeka - Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat penyaluran pembiayaan sebesar Rp 5,93 triliun pada kuartal I 2026. Kinerja tersebut tumbuh sekitar 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menjadi sinyal positif di tengah mulai pulihnya industri multifinance nasional.

Pertumbuhan pembiayaan MUF sejalan dengan perbaikan industri pembiayaan yang mulai terlihat sejak awal tahun. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan multifinance tumbuh 1,01 persen per Februari 2026 setelah sebelumnya berada di bawah 1 persen.

Direktur PT Mandiri Utama Finance Dapot Parasian Sukoco Sinaga mengatakan, industri pembiayaan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan meski belum terjadi secara merata di seluruh sektor.

“Kami melihat adanya indikasi bahwa pasar mulai mengalami rebound secara bertahap. Hal ini tercermin dari mulai meningkatnya permintaan pembiayaan pada sejumlah segmen tertentu,” ujar Dapot dalam siaran pers dikutip Kamis (4/6/2026).

Baca juga : BSI Kelola Tabungan Pelajar Hingga Rp 1,7 Triliun

Dia menjelaskan, pemulihan yang terjadi saat ini masih bersifat selektif. Untuk itu, MUF tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan ekspansi bisnis agar kualitas pembiayaan tetap terjaga.

Pertumbuhan penyaluran pembiayaan MUF ditopang oleh meningkatnya permintaan pada sejumlah segmen kendaraan bermotor. Selain itu, kualitas portofolio pembiayaan perusahaan juga tetap berada dalam kondisi sehat.

Dapot menuturkan, membaiknya daya beli masyarakat turut memberikan dampak positif terhadap kebutuhan pembiayaan kendaraan. Stabilitas ekonomi nasional juga menjadi faktor yang mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan sepanjang awal tahun ini.

MUF memilih menjalankan strategi pertumbuhan yang selektif dan prudent agar ekspansi bisnis tetap sejalan dengan pengelolaan risiko yang baik.

Baca juga : Prudential Catat Pendapatan Premi Rp 21,1 Triliun di 2025

Perusahaan juga terus memperkuat sinergi dengan Bank Mandiri Group yang memiliki basis nasabah berkualitas. Langkah tersebut dinilai mampu membuka peluang pertumbuhan baru sekaligus menjaga kualitas portofolio pembiayaan.

Selain mengandalkan pembiayaan kendaraan konvensional, MUF mulai melihat peluang dari meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Segmen tersebut dipandang memiliki potensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru dalam beberapa tahun ke depan.

Dapot mengatakan, perusahaan bakal memperkuat segmen-segmen potensial yang memiliki prospek positif. Pada saat yang sama, MUF juga mengoptimalkan kanal digital untuk meningkatkan layanan kepada nasabah.

Penguatan sistem manajemen risiko tetap menjadi prioritas agar pertumbuhan bisnis berjalan berkelanjutan dan kualitas pembiayaan dapat dipertahankan.

Baca juga : BAZNAS Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Kemayoran

“MUF optimistis tren perbaikan ini dapat terus berlanjut seiring dengan membaiknya daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional,” katanya.

Dia menambahkan, perusahaan akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan. Pendekatan tersebut dinilai penting agar kinerja perusahaan tetap sehat dalam jangka panjang.

MUF juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan industri multifinance yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan. Komitmen itu diwujudkan melalui strategi bisnis yang berorientasi jangka panjang serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam setiap aktivitas pembiayaan.

Sebagai informasi, PT Mandiri Utama Finance merupakan anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor dan pembiayaan multiguna berbasis konvensional maupun syariah. Perusahaan didirikan pada 21 Januari 2015 dan mulai beroperasi penuh pada 2016. MUF juga telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.