Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kuartal I 2026, MINE Catat Kinerja dan Fundamental Solid
Jumat, 5 Juni 2026 14:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah dinamika pasar modal dan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap saham berbasis komoditas, PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) dinilai masih menunjukkan fundamental yang kuat.
Kinerja Perseroan pada kuartal I 2026 mencerminkan pertumbuhan operasional yang berkelanjutan, peningkatan likuiditas, serta perbaikan struktur permodalan.
Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan menilai, capaian kinerja pada tiga bulan pertama tahun ini memberikan sejumlah sinyal positif yang menunjukkan semakin sehatnya profil keuangan MINE.
Menurut Alfred, dalam kondisi pasar yang cenderung berfluktuasi, investor biasanya akan lebih fokus pada kualitas fundamental dibanding pergerakan harga saham jangka pendek.
"Dari laporan keuangan kuartal pertama 2026, terlihat bahwa MINE tidak hanya bertumbuh secara operasional, tetapi juga berhasil memperkuat struktur keuangannya," ujar Alfred di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Baca juga : Skuad Spanyol Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Jadi Andalan
Sepanjang kuartal I 2026, MINE membukukan pendapatan sebesar Rp676,19 miliar atau meningkat 18,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp572,8 miliar.
Perseroan juga mencatat laba usaha sebesar Rp87,98 miliar dan laba periode berjalan sebesar Rp61,95 miliar.
Alfred melihat yang menarik bukan hanya pertumbuhan pendapatan, melainkan kualitas pertumbuhan tersebut yang tercermin dari kemampuan perusahaan menghasilkan kas dan memperbaiki struktur modal.
Hal itu terlihat dari posisi kas dan setara kas yang meningkat menjadi Rp346,07 miliar pada akhir Maret 2026, dibandingkan Rp169,32 miliar pada akhir 2025.
Kenaikan tersebut dinilai memperkuat fleksibilitas keuangan Perseroan dalam mendukung kebutuhan operasional maupun pengelolaan kewajiban.
Baca juga : Nurdin Halid: Haji 2026 Hadir dengan Standar Baru Pelayanan
"Likuiditas yang kuat menjadi faktor penting, khususnya di sektor jasa pertambangan yang membutuhkan modal kerja dan belanja modal yang relatif besar. Peningkatan kas yang signifikan menunjukkan kapasitas perusahaan dalam menjaga ketahanan keuangan," ujarnya.
MINE juga turut mendorong penurunan debt-to-equity ratio (DER) menjadi sekitar 0,67 kali pada akhir Maret 2026, dibandingkan sekitar 0,87 kali pada akhir tahun sebelumnya.
"Penurunan leverage menunjukkan ketergantungan terhadap pembiayaan berbasis utang semakin terkendali. Struktur modal yang lebih sehat memberikan kemampuan yang lebih besar bagi perusahaan untuk menghadapi ketidakpastian pasar," ujar Alfred.
Selain itu, kemampuan operasional Perseroan juga dinilai tetap terjaga. EBITDA kuartal I 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp210,6 miliar dengan EBITDA margin sekitar 31 persen, yang mencerminkan kemampuan bisnis inti dalam menghasilkan profitabilitas yang solid.
Dari sisi valuasi, Alfred menilai saham MINE masih tergolong murah. Pada harga saat ini, saham MINE diperdagangkan dengan price earnings (PE) ratio tahunan sekitar 3,6 kali price to book value (PBV) sebesar 0,9 kali.
Baca juga : Pameran Internasional IIES 2026 ICE BSD Hadirkan Ribuan Produk Global
"Valuasi masih sangat menarik untuk sebuah emiten yang memiliki pertumbuhan solid. Selain dari sisi pertumbuhan, potensi dividen juga menarik. Dengan level PE tersebut, potensi dividend yield tahun buku 2026 bisa berada di atas 8 persen," tuturnya.
Ia menambahkan, kombinasi antara pertumbuhan usaha, peningkatan likuiditas, penurunan leverage, dan profitabilitas yang tetap kuat menunjukkan kualitas fundamental MINE yang semakin baik.
Kondisi tersebut semakin diperkuat dengan kemampuan Perseroan membagikan dividen kepada pemegang saham meski baru satu tahun sejak melantai di bursa.
"Ketika perusahaan mampu menjaga profitabilitas sekaligus memperkuat neraca, profil risikonya menjadi lebih sehat. Ini menjadi faktor yang umumnya mendapat perhatian investor dalam menilai keberlanjutan pertumbuhan jangka panjang," ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya