Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Biodiversitas
Sabtu, 6 Juni 2026 11:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai positif berbagai program konservasi yang dijalankan PT Astra Agro Lestari Tbk dalam mendukung pencapaian target keanekaragaman hayati nasional dan global.
Penilaian tersebut disampaikan dalam kunjungan lapangan BRIN ke area operasional Astra Agro di Kalimantan Tengah pada 4–5 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kajian mengenai kontribusi sektor swasta terhadap pencapaian target keanekaragaman hayati nasional dan global, khususnya Target 15 Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (KMGBF) dan Target Nasional 18 dalam Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045.
Dalam kunjungan tersebut, Astra Agro memperlihatkan berbagai inisiatif konservasi yang telah dijalankan perusahaan, sekaligus mendukung pengumpulan data dan dokumentasi terkait kontribusi sektor swasta dalam pelestarian biodiversitas Indonesia.
Sekretaris Eksekutif Sekretariat Kewenangan Ilmiah Keanekaragaman Hayati BRIN, Ruliyana Susanti, yang didampingi Prof. Gono Semiadi selaku anggota tim nasional penulis National Report 7 dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, menyampaikan bahwa berbagai program yang dijalankan Astra Agro dinilai relevan dalam mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati.
Baca juga : Sedih Program MBG Dikorupsi, Prabowo: Yang Brengsek, Kita Sikat!
Menurutnya, perlindungan area bernilai konservasi tinggi, pemantauan biodiversitas, hingga rehabilitasi ekosistem yang dilakukan perusahaan merupakan kontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga riset dan sektor swasta untuk memperkaya data, pengetahuan, dan praktik baik yang dapat mendukung pengambilan kebijakan berbasis sains.
BRIN menilai kunjungan lapangan tersebut menjadi langkah positif untuk menggambarkan bagaimana dunia usaha dapat berkontribusi secara nyata terhadap pencapaian target konservasi nasional maupun global.
Direktur Operasional Area Kalimantan Tengah Astra Agro, Hubbal Khoir Sembiring, mengatakan kunjungan BRIN menjadi bentuk keterbukaan perusahaan dalam menunjukkan implementasi komitmen keberlanjutan di lapangan.
“Melalui kunjungan ini, Astra Agro ingin memperlihatkan berbagai inisiatif konservasi yang telah dijalankan, sekaligus membuka ruang masukan dan kolaborasi agar upaya pelestarian keanekaragaman hayati dapat terus diperkuat,” ujar Hubbal.
Baca juga : IIW Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Dan Investasi
Dalam pengelolaan keanekaragaman hayati, Astra Agro menerapkan perlindungan dan pengelolaan area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) serta Stok Karbon Tinggi (SKT).
Perusahaan juga menjaga ekosistem alami seperti sempadan sungai, hutan sekunder, dan lahan gambut, serta memastikan tidak ada pengembangan pada kawasan yang memiliki nilai konservasi maupun stok karbon tinggi.
Selain itu, perusahaan melakukan inventarisasi dan pencatatan flora serta fauna di wilayah operasional sebagai bagian dari pemantauan biodiversitas.
Data tersebut digunakan untuk menilai tren keanekaragaman hayati, mengidentifikasi spesies kunci, dan mengevaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi.
Sepanjang 2025, Astra Agro mencatat pemantauan terhadap 1.579 spesies flora dan 755 spesies fauna. Pada periode yang sama, perusahaan merehabilitasi lahan seluas 193,09 hektare melalui penanaman 49.390 pohon.
Baca juga : SBI dan Peruri Cetak Koin Emas Fisik IDN Gold Dukung Ekosistem Aset Digital
Perseroan juga menerapkan pengendalian hayati dengan memanfaatkan predator alami, parasitoid, dan entomopatogen untuk mengendalikan hama secara ramah lingkungan.
Di bidang pengelolaan tanah, perusahaan mengembangkan penggunaan pupuk hayati ASTEMIC serta memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit dan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber bahan organik untuk meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari pendekatan Nature-based Solutions dan Ecosystem Based Approach, Astra Agro menjalankan program perlindungan ekosistem alami, rehabilitasi kawasan riparian, reforestasi, pemantauan spesies payung, serta pengelolaan lanskap secara terintegrasi.
Upaya tersebut mendukung perlindungan habitat, peningkatan keanekaragaman hayati, pengurangan emisi, peningkatan serapan karbon, dan penguatan ketahanan ekosistem terhadap perubahan iklim.
Melalui kolaborasi dengan BRIN, Astra Agro berharap praktik konservasi yang telah dijalankan dapat memperkaya kajian ilmiah mengenai kontribusi sektor swasta dalam mendukung target keanekaragaman hayati nasional dan global, sekaligus menunjukkan peran industri sawit dalam agenda konservasi yang mengedepankan keterbukaan, ketertelusuran, dan tanggung jawab lingkungan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya