Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sedih Program MBG Dikorupsi, Prabowo: Yang Brengsek, Kita Sikat!
Jumat, 5 Juni 2026 07:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pemerintah justru dikorupsi. Namun, ia memastikan tidak akan memberi toleransi kepada siapa pun yang menyalahgunakan uang rakyat. Prabowo menegaskan: "Yang brengsek, kita sikat!"
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Acara tersebut dihadiri 2.173 stakeholder MBG dari berbagai daerah.
Prabowo tiba di lokasi mengenakan safari lengan panjang berwarna khaki. Setibanya di arena acara, ia langsung menyalami sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang hadir, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik Sudaryati Deyang.
Kehadiran Presiden disambut antusias peserta. Prabowo beberapa kali melambaikan tangan dan menyapa para undangan yang memenuhi tribun SICC.
Baca juga : Purbaya Pastikan APBN Aman
Dalam pidatonya, Prabowo mengaku sedih atas kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.
“Sebetulnya hari ini, saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih,” kata Prabowo.
Menurutnya, keputusan mengganti ketiga pejabat tersebut bukan hal mudah. Sebab, mereka merupakan orang-orang yang selama ini dipercaya menjalankan program strategis pemerintah.
“Saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat,” ujarnya.
Baca juga : Terbukti Terima Suap Dan Gratifikasi Rp 3,4 M, Noel Divonis 4,5 Tahun Bui
Meski demikian, Prabowo menegaskan tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan. Ia menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
“Saya tidak mau banyak komentar, karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya mempengaruhi,” tegasnya.
Prabowo kemudian mengingatkan bahwa MBG merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Keberhasilan program tersebut akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal.
“Kalau dapur-dapur berhasil, kalau program-program ini berjalan dengan benar, berarti ekonomi di desa akan hidup. Petani-petani akan meningkat penghasilannya. Hasil keringat mereka bisa diserap dan dibeli dengan baik,” jelas mantan Menteri Pertahanan itu.
Baca juga : Kahfi Adlan Hafiz: Pembentukan Badan Khusus Ini Penting
Saat ini, kata Prabowo, sudah terdapat sekitar 30 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani 83 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program tersebut juga menciptakan sedikitnya tiga juta lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Karena itu, ia menegaskan program MBG tidak boleh dijadikan sarana memperkaya diri.
“Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi,” tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya