Dark/Light Mode

Taiwan Select Pavilion Tampil Di IIES 2026, Perkuat Kemitraan Bisnis Taiwan-RI

Kamis, 18 Juni 2026 14:21 WIB
Perwakilan TETO bersama undangan meresmikan Taiwan Select Pavilion dalam Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (18/6/2026). Foto: Fajar El Pradianto/RM.ID
Perwakilan TETO bersama undangan meresmikan Taiwan Select Pavilion dalam Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (18/6/2026). Foto: Fajar El Pradianto/RM.ID

RM.id  Rakyat Merdeka - Taiwan Select Pavilion hadir dalam Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (18/6/2026). Kehadiran paviliun tersebut menjadi upaya memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan industri antara Taiwan dan Indonesia melalui promosi produk inovatif serta penjajakan peluang bisnis baru.

Taiwan Select Pavilion menjadi salah satu sorotan dalam pameran yang mempertemukan pelaku usaha, investor, distributor, dan industri dari berbagai negara. Sebanyak 29 perusahaan Taiwan ikut ambil bagian dengan menampilkan produk kreatif, teknologi pintar, solusi bisnis, hingga produk gaya hidup.

Direktur Divisi Ekonomi Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia (TETO) Lu Feng-Jing mengatakan, hubungan ekonomi Taiwan dan Indonesia terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Kerja sama kedua pihak kini tidak hanya terbatas pada sektor manufaktur dan perdagangan tradisional.

Lu menjelaskan, kolaborasi mulai meluas ke industri kreatif, ritel pintar, layanan digital, produk gaya hidup, serta berbagai solusi bisnis inovatif. Karena itu, Taiwan Select Pavilion menjadi sarana untuk memperkenalkan kemampuan industri Taiwan kepada pasar Indonesia.

“Paviliun ini menunjukkan kreativitas, inovasi, dan komitmen Taiwan terhadap kualitas produk,” ujar Lu saat pembukaan Taiwan Select Pavilion.

Dia menuturkan, Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi pelaku usaha Taiwan. Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia menawarkan peluang besar bagi pengembangan bisnis jangka panjang.

Baca juga : Didit Prabowo Temui Jokowi Di Solo, Pertemuan Berlangsung Tertutup

Menurut Lu, keberhasilan memasuki pasar Indonesia membutuhkan kesabaran, jaringan lokal yang kuat, serta komitmen berkelanjutan. Melalui pameran tersebut, perusahaan Taiwan diharapkan dapat memperluas pemahaman terhadap kebutuhan pasar Indonesia sekaligus membangun kemitraan yang lebih erat.

“Saya yakin perusahaan Taiwan dan Indonesia dapat menemukan peluang baru serta membangun kerja sama yang berkelanjutan,” katanya.

Lu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pameran dan perusahaan Taiwan yang berpartisipasi dalam Taiwan Select Pavilion. Kehadiran puluhan perusahaan tersebut dinilai menunjukkan keseriusan Taiwan dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan Indonesia.

Sementara itu, pendiri Bosowa Group HM Aksa Mahmud mengatakan hubungan bisnis antara Indonesia dan Taiwan telah terjalin cukup lama. Bosowa Group sendiri memiliki berbagai kerja sama dengan perusahaan Taiwan di sejumlah sektor industri.

Dia menilai Taiwan memiliki kekuatan ekonomi dan teknologi yang sangat maju. Pengalaman berkunjung ke Taiwan membuatnya melihat langsung perkembangan industri yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

“Bosowa Group banyak melakukan kerja sama dengan Taiwan, mulai dari semen, baja, hingga alat berat,” ujarnya.

Baca juga : Bamsoet: Revisi UU Kadin Momentum Perkuat Kemitraan Negara dan Dunia Usaha

Aksa berharap pameran tersebut dapat membuka lebih banyak peluang investasi dan kerja sama baru. Dia juga berharap semakin banyak pelaku usaha Taiwan yang menjalin kemitraan dengan perusahaan Indonesia.

“Kami berharap lebih banyak pengusaha Taiwan datang dan memperkuat kerja sama dengan Indonesia,” tuturnya.

Di lokasi yang sama, Managing Director ES International Event Datuk Chong Chong Tik mengatakan Indonesia Import & Export Branding Showcase 2026 diselenggarakan sebagai platform internasional untuk mempertemukan pelaku usaha dari berbagai negara.

Menurutnya, pameran tersebut dirancang untuk mendukung perdagangan internasional, pengembangan industri, transfer teknologi, dan perluasan jaringan bisnis global. Selain menampilkan produk dan teknologi, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi business matching dan pertemuan bisnis antarpelaku usaha.

“Pameran ini menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan pasar global,” katanya.

Direktur PT Sorindo Chairul Umaiya menilai Indonesia memiliki daya tarik besar bagi investor internasional. Selain memiliki populasi sekitar 280 juta jiwa, Indonesia juga menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga : DPR Akan Perkuat Kelembagaan Pangan

Chairul menilai kondisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis bagi perusahaan global yang ingin memperluas usahanya di kawasan regional. “Indonesia memiliki potensi pasar yang besar dan peluang investasi yang luas,” ujarnya.

Selain menampilkan berbagai produk unggulan, Taiwan Select Pavilion juga memperkenalkan sejumlah inovasi teknologi. Di antaranya Double G AI Instant Translator yang mendukung lebih dari 100 bahasa, Portable Smart Touch 27 Inch untuk kebutuhan bisnis dan presentasi, serta Smart Mobile Display berbasis kecerdasan buatan.

Paviliun tersebut juga menampilkan produk gaya hidup seperti Papa-Sit, kursi anak untuk sepeda yang dirancang untuk mendukung aktivitas keluarga secara aman dan nyaman.

Melalui partisipasi Taiwan Select Pavilion di IIES 2026, Taiwan dan Indonesia diharapkan semakin memperkuat hubungan ekonomi serta membuka peluang kolaborasi baru di sektor perdagangan, industri kreatif, teknologi, dan investasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.