Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ary Ginanjar Apresiasi Program SEHATI, Dorong Ekonomi Halal Nasional
Kamis, 18 Juni 2026 20:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pendiri ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto atas komitmennya dalam memperkuat ekosistem halal nasional melalui Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI).
Hingga 2026, program tersebut telah memberikan manfaat kepada lebih dari satu juta pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di seluruh Indonesia.
Menurut Ary, program ini tidak hanya membantu pelaku usaha memperoleh sertifikat halal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang berperan dalam proses sertifikasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Ary dalam acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Jaminan Produk Halal yang digelar di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Baca juga : Budiman: Mahasiswa Jangan Dibenturkan Dengan Ekonomi Kerakyatan
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa halal kini telah menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, sektor halal berperan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan daya saing produk, perluasan akses pasar, serta penguatan kepercayaan konsumen di tingkat nasional maupun global.
“Kontribusi industri halal terhadap perekonomian nasional sangat besar, yakni mencapai 27 persen terhadap PDB nasional. Ini menunjukkan bahwa halal bukan hanya urusan sertifikasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Haikal.
Haikal menjelaskan, sejumlah negara maju juga memiliki pandangan positif terhadap industri halal.
Baca juga : Pertamina Cetak UMKM Penggerak, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Amerika Serikat memandang halal sebagai simbol kesehatan (halal is symbol of health), sedangkan Korea Selatan melihat halal sebagai standar kebersihan berlapis (halal is double clean).
China menilainya sebagai peluang ekonomi (halal is good economic), sementara Inggris mengaitkan halal dengan konsep keberlanjutan lingkungan (halal is going back to green, halal is save the world).
Sementara itu, Ary Ginanjar memberikan apresiasi khusus kepada Presiden Prabowo atas dukungannya terhadap program sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMK.
“Saya mengapresiasi Bapak Presiden Prabowo yang memberikan satu juta sertifikat halal gratis untuk pengusaha UMK. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Kita juga patut bersyukur karena halal value chain telah memberikan kontribusi hingga 27 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional. Ini adalah capaian yang perlu kita apresiasi bersama,” ujar Ary.
Baca juga : Jumhur Kolaborasi dengan Aliansi Lintas Agama, Dorong Tobat Ekologis Nasional
Menurut Ary, keberhasilan BPJPH dalam memperkuat ekosistem halal nasional perlu dipertahankan melalui kepemimpinan yang kuat, budaya organisasi yang sehat, serta pengelolaan talenta yang tepat.
“Tentu keberhasilan tersebut harus dipertahankan dengan leadership yang sangat baik, corporate culture yang kuat, dan manajemen talenta yang presisi sehingga pencapaiannya terus meningkat dan menjadi salah satu faktor unggulan dalam mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” katanya.
Ary berharap BPJPH terus menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan tugasnya serta memiliki visi besar untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Ke depan, BPJPH harus terus semangat, sungguh-sungguh, dan memiliki misi yang kuat untuk menjadikan BPJPH sebagai lokomotif menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Ary Ginanjar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya