Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kolaborasi CSR PLN EPI Antar Padukuhan Jomblang Tengah Raih Penghargaan
Jumat, 19 Juni 2026 07:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program pemberdayaan masyarakat melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (PT BAG) yang berkolaborasi dengan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil mengantarkan Padukuhan Jomblang Tengah, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul meraih penghargaan Padukuhan Tangguh Iklim DIY 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026 di Bangsal Kepatihan Yogyakarta.
Acara tahun ini mengusung tema “Act Now for Climate, Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Melalui agenda tersebut, Pemerintah Daerah DIY memberikan apresiasi kepada komunitas dan pegiat lingkungan yang berkontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan serta penguatan ketahanan iklim berbasis masyarakat.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT BAG di Padukuhan Jomblang Tengah berfokus pada pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang terintegrasi dengan peternakan dan pertanian.
Baca juga : Kolaborasi Literasi Keuangan Syariah, Bank BSN Dukung Bisnis Pegadaian
Masyarakat didorong memilah sampah dari rumah untuk pakan maggot. Selanjutnya, hasil budidaya maggot digunakan sebagai pakan ayam dan lele, sementara residunya diolah menjadi pupuk organik.
Pendekatan ekonomi sirkular ini dinilai berhasil mengurangi timbulan sampah, mendukung ketahanan pangan lokal, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.
Model pengelolaan inilah yang mendorong Padukuhan Jomblang Tengah memperoleh penghargaan tingkat provinsi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar semakin banyak masyarakat terlibat dalam aksi iklim.
Baca juga : Mewarisi Api Soekarno di Tengah Badai Zaman
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim," ujar Kusno.
Ia melanjutkan, apa yang dilakukan masyarakat Karangasem menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi solusi lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Sementara itu, Ketua Bank Sampah Ngupadi Rejeki, Riyanta, mengungkapkan bahwa penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja bersama seluruh warga yang berkomitmen mengubah pola pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.
"Melalui pengolahan sampah organik, budidaya maggot, dan pemanfaatan pupuk organik, kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengelola lingkungan secara mandiri sekaligus memperoleh manfaat ekonomi," katanya.
Baca juga : Kolaborasi YCAB Foundation dan Citi Foundation Dorong Generasi Muda Siap Kerja
Direktur Utama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna, Tri Susanto, turut menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih masyarakat Jomblang Tengah.
"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha mampu menghasilkan perubahan yang nyata. Kami bangga dapat menjadi bagian dari upaya yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurut Tri Susanto, penghargaan yang diterima Bank Sampah Ngupadi Rejeki menjadi bukti bahwa aksi sederhana dari rumah tangga dapat menghasilkan dampak besar bagi lingkungan.
Selaras dengan filosofi "Hamemayu Hayuning Bawana", masyarakat Karangasem membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui gotong royong, inovasi, dan komitmen berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya