Dark/Light Mode

Bluebird Setujui Dividen Rp 166 per Saham, Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

Jumat, 19 Juni 2026 12:51 WIB
Foto: Bluebird.
Foto: Bluebird.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pertumbuhan yang solid sepanjang 2025 dengan membukukan pendapatan tertinggi sejak penawaran saham perdana (IPO).

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (18/6/2026), Perseroan juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 166 per saham sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham.

RUPST dipimpin Komisaris Utama PT Blue Bird Tbk, Bayu Priawan Djokosoetono. Menurutnya, Perseroan berhasil menjaga kinerja yang sehat sekaligus mempertahankan disiplin dalam menjalankan strategi jangka panjang.

"Dewan Komisaris melihat Perseroan mampu menjaga kinerja yang sehat sekaligus mempertahankan disiplin dalam menjalankan strategi jangka panjang. Konsistensi tersebut menjadi fondasi penting bagi Bluebird untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham, pelanggan, serta seluruh pemangku kepentingan," ujar Bayu.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono mengatakan, pencapaian sepanjang 2025 menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam memperkuat kualitas layanan dan mengembangkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan pelanggan.

"Pencapaian tahun 2025 menjadi bukti konsistensi Bluebird dalam memperkuat kualitas layanan dan mengembangkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Fokus pada inovasi, pemanfaatan teknologi, serta perluasan kapasitas operasional terus menjadi pendorong pertumbuhan Perseroan dan memperkuat fondasi bisnis untuk jangka panjang," ucap Adrianto.

Sepanjang 2025, Bluebird membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 5,7 triliun, meningkat 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak IPO.

Baca juga : Ahmad Luthfi Gandeng KPK Benahi Izin Pertambangan

EBITDA tercatat sebesar Rp 1,4 triliun atau tumbuh 13 persen, sementara laba tahun berjalan naik 9 persen menjadi Rp 643 miliar.

Perseroan juga memperkuat kapasitas operasional dengan mengoperasikan lebih dari 26.000 armada yang didukung 58 pool, lebih dari 1.300 outlet, serta kehadiran layanan di 22 kota di Indonesia.

RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar 65,3 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Perseroan pada tahun buku 2025.

Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 30 Juni 2026, dengan pembayaran dijadwalkan pada 10 Juli 2026.

Perseroan menegaskan, kebijakan dividen tersebut mencerminkan komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham dengan tetap menjaga kebutuhan investasi dan memperkuat struktur permodalan guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Sementara itu, sisa laba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha.

Sepanjang 2025, Bluebird melanjutkan strategi transformasi berbasis 3M (multi-product, multi-channel, dan multi-payment) sebagai fondasi pengembangan ekosistem Mobility as a Service (MaaS).

Baca juga : BRI Siapkan Rp500 M Buyback Saham Yakin Pertumbuhan Jangka Panjang Tetap Solid

Beberapa langkah strategis yang dilakukan antara lain pengoperasian armada taksi Bluebird di Solo, peluncuran layanan airport shuttle di Kalimantan Timur, serta kolaborasi penyediaan layanan transportasi publik sektor bus di Jakarta.

Perseroan juga memperkuat aplikasi MyBluebird melalui pengembangan fitur Fixed Price yang memberikan kepastian tarif bagi pelanggan.

Serta, memperluas integrasi pembayaran digital bersama OVO dan pengembangan e-voucher untuk pelanggan korporasi.

Dalam aspek operasional, Bluebird terus meningkatkan pemanfaatan teknologi, termasuk penggunaan AI-generated heat map dan optimalisasi dynamic fixed price untuk membantu distribusi armada secara lebih efektif berdasarkan pola permintaan pelanggan secara real time.

Komitmen keberlanjutan Bluebird dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni BlueSky, BlueLife, dan BlueCorps.

Pada pilar BlueSky, Perseroan memperluas operasional kendaraan listrik melalui peluncuran e-Bluebird di Medan dan Surabaya serta pengembangan armada e-Goldenbird.

Melalui BlueLife, Program Beasiswa Bluebird Peduli menjangkau 3.722 penerima manfaat sepanjang 2025. Selain itu, perusahaan juga memberangkatkan 50 pengemudi dan karyawan untuk menunaikan ibadah umrah.

Baca juga : KEK Senjata Andalan Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Sementara pada pilar BlueCorps, Bluebird terus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, yang tercermin dari berbagai penghargaan atas kinerja, kualitas layanan, dan praktik keberlanjutan yang dijalankan.

RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali susunan pengurus Perseroan hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2029.

Susunan tersebut terdiri atas Bayu Priawan Djokosoetono sebagai Komisaris Utama, Noni Sri Ayati Purnomo sebagai Wakil Komisaris Utama, Sri Adriyani Lestari sebagai Komisaris, Kresna Priawan Djokosoetono sebagai Komisaris, Adrianto Djokosoetono sebagai Direktur Utama, Sigit Priawan Djokosoetono sebagai Wakil Direktur Utama, dan Irawaty Salim sebagai Direktur.

Adrianto memastikan, Bluebird akan terus memperkuat layanan inti, mengembangkan segmen non-taksi, meningkatkan kontribusi kanal digital, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi operasional, dan kualitas layanan.

"Dengan fondasi yang semakin kuat dan portofolio layanan yang semakin beragam, kami optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan secara sehat, terukur, dan berkelanjutan," tutup Adrianto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.