Dark/Light Mode

Hibahkan 30 Ha Tanah Ke Negara


Bos Lippo Ajak Para Konglo RI Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo

Kamis, 2 Juli 2026 18:40 WIB
Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady (kiri) ditemani James Riady beri sambutan usai Penandatanganan Komitmen Hibah Lahan kepada Negara untuk dukung Program 3 Juta Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Ruang Sumatera Wisma Danantara, Jakarta, Senin (29/6/2026). (Foto: RM)
Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady (kiri) ditemani James Riady beri sambutan usai Penandatanganan Komitmen Hibah Lahan kepada Negara untuk dukung Program 3 Juta Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Ruang Sumatera Wisma Danantara, Jakarta, Senin (29/6/2026). (Foto: RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady resmi menghibahkan lahan seluas 30 hektare di kawasan Meikarta kepada negara untuk mendukung Program 3 Juta Rumah yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Pengusaha senior berdarah Tionghoa itu berharap langkah yang dilakukan Lippo Group dapat diikuti para konglomerat Indonesia guna mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Penyerahan hibah lahan tersebut dilakukan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Mochtar menilai kontribusi dunia usaha sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah mengatasi backlog perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga : Lippo Sumbang Lahan 30 Hektare, Ara Puji Kejagung & BPKP Kawal Program 3 Juta Rumah Prabowo

"Saya kira ada sekitar 100 pengusaha besar di Indonesia. Kalau setiap pengusaha besar ikut menyumbang kepada pemerintah, manfaatnya akan luar biasa bagi bangsa kita. Saya berharap ini bisa menjadi contoh bagi semua pihak," kata Mochtar yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Lahan yang berada di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan sekitar 141 ribu unit rumah susun (rusun) subsidi bagi para pekerja.

Menurut Mochtar, keputusan menghibahkan lahan didorong oleh keinginannya membantu pemerintah mengurangi kekurangan rumah sekaligus menekan angka kemiskinan.

"Bangsa Indonesia masih kekurangan perumahan. Karena itu, saya ingin memberikan sumbangsih kepada negara agar pembangunan rumah untuk masyarakat semakin banyak," ujarnya.

Baca juga : Minta Tata Kelola Diperbaiki, PBNU Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Mochtar menegaskan sektor perumahan memiliki multiplier effect yang besar terhadap perekonomian karena mampu menggerakkan sekitar 174 sektor industri.

"Pembangunan perumahan bukan sekadar membangun rumah. Industri ini bisa menggerakkan 174 jenis usaha lainnya sehingga dapat menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia," katanya.

Pria berusia 98 tahun itu menyatakan mendukung penuh komitmen Presiden Prabowo untuk menjadikan sektor perumahan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja melalui Program 3 Juta Rumah.

Berawal Dari Usulan James Riady

Baca juga : Petani Hingga Mahasiswa Gelar Aksi Damai Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Mochtar mengungkapkan gagasan menghibahkan lahan bermula dari usulan putranya, James Riady. Menurutnya, James melihat pemerintah membutuhkan dukungan penyediaan lahan agar pembangunan rumah rakyat dapat dipercepat.

"James menyampaikan kepada saya bahwa pemerintah memiliki semangat membangun perumahan, tetapi menghadapi kendala penyediaan lahan. Karena itu, dia mengusulkan agar kami menghibahkan lahan kepada negara. Saya bangga karena anak saya tidak hanya memikirkan keuntungan bisnis, tetapi juga kepentingan bangsa," tuturnya.

Mochtar berharap langkah Lippo Group dapat menjadi inspirasi bagi kalangan dunia usaha untuk bersama-sama berkontribusi menyukseskan Program 3 Juta Rumah.

"Saya berharap apa yang kami lakukan tidak berhenti di Lippo Group. Kalau semakin banyak pengusaha ikut bergotong royong membantu pemerintah, manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.