Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Blusukan Ke Bumi Cenderawasih, Ara Luncurkan Program Bedah Rumah Di Papua
Selasa, 28 April 2026 15:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi meluncurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kota Sorong, pada Senin (27/4/2026). Totalnya, mencapai 22 ribu unit yang tersebar di 6 Provinsi dan 42 Kabupaten/Kota. Setiap Kabupaten/Kota mendapat jatah minimal 500 unit rumah.
Khusus Kota Sorong, sebelumnya hanya 40 unit, tahun ini menjadi 607 unit. Program bedah rumah di Bumi Cendrawasih ini akan mulai pada Mei 2026.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) sekaligus meningkatkan kualitas hunian warga Papua.
Baca juga : Mbappe Cedera Jelang El Clasico, Terancam Absen Di Piala Dunia
"BSPS bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Kita ingin masyarakat memiliki rumah yang layak, sehat dan aman sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik,"ujar Ara saat peluncuran Program BSPS bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dan Kepala BPS Amalia Adininggar di wilayah Papua.
Mantan anggota empat DPR RI ini datang untuk melihat kondisi riil dan jumlah kebutuhan rumah di Bumi Cenderawasih ini. Program BSPS akan mulai berjalan pada Mei 2026 agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
"Selama puluhan tahun, seperti negara tidak pernah hadir secara nyata di beberapa wilayah Papua. Sekarang kita akan hadir, turun langsung dan mengurus kebutuhan dasar masyarakat, termasuk rumah hingga ke pelosok," tegasnya.
Baca juga : Ara Kebut Bedah Rumah Dan Bantu Usaha Warga
Menurutnya, BSPS tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui skema swadaya. "Ini tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal," tambahnya.
Selain BSPS, Kementerian PKP juga melakukan penataan kawasan kumuh di Remu Utara, Distrik Sorong, sosiliasi KUR Perumahan serta penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat Papua.
Sementara Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.
Baca juga : Gibran Ajak Mama Papua Belanja Di Supermarket
"Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar program BSPS berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Peluncuran program BSPS ini diharapkan menjadi momentum percepatan penanganan RTLH di wilayah timur Indonesia yang masih memiliki kebutuhan hunian layak cukup tinggi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya