Dark/Light Mode

Resmikan 5 Bendungan, Prabowo Yakin RI Akan Jadi Lumbung Pangan Dunia

Jumat, 10 Juli 2026 21:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan yang diharapkan menjadi penguat ketahanan pangan, energi, dan air nasional. Kelima bendungan tersebut adalah Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, Bendungan Sidan di Bali, serta Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh.

Bendungan-bendungan tersebut total memiliki daya tampung 371 juta meter kubik dan mampu mendukung produksi padi hingga 720 ribu ton per tahun. Prabowo mengatakan, kehadiran bendungan tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa Indonesia akan memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan dunia pada masa mendatang.

"Saya yakin kita akan menjadi lumbung pangan dunia. Dari kita impor, impor, impor, sekarang kita sudah mulai ekspor pangan ke negara-negara lain," ujar Prabowo, saat meresmikan lima bendungan itu, dari Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).

Kepala Negara menerangkan, Indonesia saat ini tengah melangkah secara bertahap menuju tujuan tersebut. Sebagai contoh, Indonesia telah mencapai swasembada beras pada tahun lalu sehingga membuka peluang untuk melakukan ekspor. Selain itu, Indonesia juga diproyeksikan mencatat surplus pasokan pada sejumlah komoditas pangan strategis lainnya.

Baca juga : Pidato Di Peresmian B50, Prabowo Bicara Bahaya Jadi ”Bangsa Kepiting”

Ia menerangkan, sejumlah negara bahkan telah meminta Indonesia untuk memasok kebutuhan pangan mereka. "Sekarang kita sudah diminta bantuan. Mohon kita bisa jual ke Brasil, Filipina, India," katanya.

Prabowo menilai, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia tengah berada di jalur kebangkitan, khususnya di sektor pangan. Menurutnya, berbagai pembangunan infrastruktur pendukung akan semakin memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

"Jadi Indonesia sekarang, tanpa banyak gembar-gembor, kita menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sedang bangkit dan akan bangkit terus," tegasnya.

Oleh karena itu, ia berharap pembangunan sejumlah bendungan tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk terus melangkah menuju pencapaian tersebut.

Baca juga : Menhut: Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Ia kemudian meminta pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat untuk menjaga bendungan-bendungan tersebut dengan baik. Selain itu, Prabowo juga berpesan agar para petani benar-benar dapat memperoleh akses air yang memadai dari bendungan tersebut.

"Jaga bendungan-bendungan ini dengan baik, kelola dengan profesional, rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai ke petani. Para petani adalah produsen pangan, yanpa pangan tidak ada negara," jelas dia.

Di tempat yang sama, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan, keberadaan lima bendungan tersebut dirancang untuk mendukung target swasembada pangan, energi, dan air sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo.

Menurut Dody, dari sisi ketahanan pangan, lima bendungan tersebut mampu memberikan layanan irigasi bagi lahan pertanian seluas sekitar 40 ribu hektare (ha) yang didukung jaringan irigasi sepanjang sekitar 280 kilometer (km). Infrastruktur tersebut juga mampu memasok air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik serta membantu mengurangi potensi banjir di wilayah seluas sekitar 932 hektare.

Baca juga : Resmikan Program B50, Prabowo Ingin Petani Jadi Pihak yang Paling Diuntungkan

Selain mendukung sektor pertanian, Dody mengatakan, bendungan-bendungan tersebut juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional melalui potensi pembangkit listrik tenaga air dan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya terapung.

"Sedangkan untuk ketahanan energi, ini turut menyumbang potensi pembangkit listrik tenaga air sebesar 9,6 MW dan pembangkit listrik tenaga surya terapung sebesar 346 MW," kata Dody.

Ia berharap, infrastruktur yang telah dibangun tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani, sekaligus memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor.

Ia menambahkan, sesuai arahan Prabowo, pemerintah menempatkan bendungan sebagai infrastruktur yang mampu memberikan manfaat optimal bagi petani dan seluruh masyarakat. "Melalui Asta Cita Bapak Presiden Prabowo, swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air benar-benar mampu memberikan manfaat yang maksimal kepada petani dan rakyat Indonesia," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.