Dark/Light Mode

Soetta Ditargetkan Jadi 10 Bandara Terbaik Dunia, Ini Strategi InJourney

Senin, 13 Juli 2026 19:04 WIB
Foto: InJourney
Foto: InJourney

RM.id  Rakyat Merdeka - InJourney Airports mempercepat transformasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk mendukung target pemerintah menjadikan bandara tersebut masuk dalam jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan transformasi Bandara Soekarno-Hatta telah dijalankan sejak 2024 dengan mengusung tiga pilar utama, yakni Premises (infrastruktur bandara berorientasi pelayanan), People (layanan staf bandara berkelas dunia), dan Process (operasional bandara berbasis ekosistem), dengan teknologi sebagai pendukung utama.

"Transformasi yang telah direalisasikan antara lain peresmian Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F oleh Presiden RI pada 2025, pembukaan kembali Terminal 1C setelah revitalisasi, serta program beautifikasi yang mengantarkan Terminal 3 meraih predikat Bintang 4 Skytrax," kata Pahlevi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan pada 2026 transformasi berlanjut melalui revitalisasi Terminal 1A yang ditargetkan meningkatkan kualitas layanan, melengkapi fasilitas, serta menaikkan kapasitas penumpang dari 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun.

Baca juga : PGN Sebut Jaringan Gas Sumatera Makin Kuat, Investor Diajak Lihat Langsung

Selain itu, revitalisasi Terminal 3 juga terus dilakukan melalui penyempurnaan area komersial, penataan kursi di ruang tunggu keberangkatan, pembaruan interior area check-in, hingga peningkatan fasilitas umum.

Menurut Pahlevi, berbagai pembaruan tersebut menjadi modal penting bagi Bandara Soekarno-Hatta untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

Ia menambahkan, percepatan transformasi dilakukan melalui tiga program utama peningkatan pengalaman pengguna jasa (airport experience), yakni Airport Revitalization & Beautification, Airport Transformation, dan Tactical Recommendation Follow Up.

Program Airport Revitalization & Beautification difokuskan pada peningkatan kenyamanan penumpang melalui revitalisasi area check-in di seluruh terminal, penataan ruang tunggu keberangkatan, pembaruan boarding lounge, serta perbaikan berbagai fasilitas umum seperti toilet dan ruang menyusui (nursery).

Baca juga : Harga Kopi Dunia Naik, Kemlu Siapkan Tiga Strategi Dongkrak Ekspor

Sementara itu, program Airport Transformation diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan dengan pemanfaatan teknologi terkini, antara lain fasilitas self bag drop, pelacakan bagasi (bag tracking), sistem penanganan bagasi yang lebih optimal, hingga penggunaan teknologi biometrik dalam proses keberangkatan penumpang.

InJourney Airports juga menyiapkan integrasi aplikasi pada telepon pintar dengan sistem penunjuk arah digital (digital wayfinding) di area bandara agar pengguna jasa lebih mudah menemukan lokasi yang dituju.

"Tidak hanya fasilitas berbasis teknologi, tetapi pelayanan staf bandara berkelas dunia juga menjadi bagian dari program Airport Transformation. Kami membentuk CX Academy bagi para frontliner agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa," ujar Pahlevi.

Adapun program Tactical Recommendation Follow Up dilakukan untuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi dari lembaga pemeringkat penerbangan Skytrax, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui hasil audit tertulis.

Baca juga : Bandara Husein Kembali Dibuka Untuk Jet, Ini Persiapan InJourney

Sejumlah rekomendasi yang tengah dipenuhi meliputi revitalisasi dan penambahan Flight Information Display System(FIDS), optimalisasi situs web bandara, serta peningkatan pemeliharaan sarana dan prasarana.

Pahlevi optimistis transformasi yang dilakukan secara berkelanjutan, didukung pemerintah serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, akan memperkuat posisi Bandara Soekarno-Hatta di tingkat internasional.

"Program transformasi merupakan bagian dari upaya menghadirkan airport experience kelas dunia. Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi seluruh stakeholders, Bandara Soekarno-Hatta akan menembus 10 bandara terbaik dunia pada 2029," katanya.

Berdasarkan pemeringkatan Skytrax, posisi Bandara Soekarno-Hatta terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir, yakni berada di peringkat ke-28 pada 2024, naik ke posisi ke-25 pada 2025, dan kembali meningkat ke peringkat ke-22 pada 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.